BOGORTODAY.COM – Layanan komputasi awan milik Amazon, Amazon Web Services (AWS), dilaporkan mengalami gangguan besar (down) yang berdampak luas pada sejumlah aplikasi populer di seluruh dunia, termasuk Amazon, Snapchat, Perplexity, hingga Roblox.
Gangguan ini dikonfirmasi melalui dashboard status resmi AWS, yang menyebutkan adanya “peningkatan tingkat kesalahan dan latensi” pada beberapa layanan di wilayah US-EAST-1 — salah satu pusat data utama AWS yang berlokasi di Amerika Serikat bagian timur.
“Kami sedang aktif menangani masalah ini dan berusaha untuk memitigasi dampaknya serta memahami penyebab dasarnya. Kami akan memberikan pembaruan dalam 45 menit, atau lebih cepat jika kami memiliki informasi tambahan untuk dibagikan,” tulis Amazon dalam pembaruan status resmi pada Senin (20/10/2025) pukul 14.51 WIB.
Dampak Global ke Sejumlah Aplikasi
Gangguan di wilayah US-EAST-1 tampaknya juga berimbas ke pengguna di wilayah lain secara global.
Pengguna di Reddit melaporkan bahwa asisten pintar Alexa tidak dapat merespons pertanyaan atau menyelesaikan perintah.
Selain itu, sejumlah platform besar yang bergantung pada infrastruktur AWS juga ikut terdampak, seperti:
- Perplexity
- Airtable
- Canva
- McDonald’s App
- Roblox
- Zoom
- Epic Games
- Snapchat
CEO Perplexity, Aravind Srinivas, turut mengonfirmasi bahwa layanan mereka mengalami gangguan karena masalah di AWS.
“Perplexity saat ini sedang mengalami gangguan. Penyebab utamanya adalah masalah di AWS. Kami sedang berusaha untuk memperbaikinya,” tulis Srinivas melalui akun X (Twitter).
Gangguan Terpantau Meluas
Menurut pantauan CNNIndonesia.com di situs Downdetector, laporan gangguan terhadap berbagai aplikasi meningkat tajam di wilayah Indonesia sejak Senin sore (20/10).
AWS sendiri pertama kali melaporkan masalah pada pukul 03.11 ET (02.11 WIB) dan menyebutkan sedang menyelidiki penyebab utama gangguan operasional tersebut. Hingga berita ini diturunkan, AWS belum memberikan keterangan pasti kapan layanan akan pulih sepenuhnya.
Gangguan Serupa Pernah Terjadi
Gangguan besar pada layanan AWS bukan kali pertama terjadi. Dikutip dari The Verge, insiden serupa pernah terjadi pada 2020, 2021, dan 2023, di mana sejumlah situs web besar sempat offline selama beberapa jam sebelum sistem kembali normal.
Dengan jutaan aplikasi dan layanan bergantung pada AWS untuk infrastruktur cloud mereka, setiap gangguan pada platform ini selalu menimbulkan efek domino besar di dunia digital global.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















