
Menit ke-45+4, giliran Maroko yang hampir menambah keunggulan melalui Othmane Maamma, tetapi tembakannya berhasil dipotong bek Argentina, Juan Villalba.
Argentina Tertekan, Maroko Tetap Solid
Memasuki babak kedua, Argentina langsung menekan pertahanan Maroko. Beberapa peluang tercipta, termasuk sundulan berbahaya yang masih melambung di atas mistar. Namun Maroko tetap tampil disiplin dengan pertahanan rapat dan transisi cepat.
Pada menit ke-49, Zabiri kembali mengancam lewat sepakan jarak jauh, meski bola masih melenceng tipis.
Situasi panas sempat terjadi di menit ke-73 ketika Maamma dianggap mengulur waktu saat digantikan. Ketegangan di antara pemain sempat memicu protes keras hingga wasit mengeluarkan kartu kuning bagi pemain Argentina.
Sejarah Baru untuk Sepak Bola Maroko
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk Maroko tak berubah.
Kemenangan ini bukan hanya memastikan trofi juara dunia U-20 pertama bagi Maroko, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Afrika Utara yang berhasil menembus dominasi negara-negara Amerika Selatan dan Eropa di level junior.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















