Setahun Memimpin, Ini 7 Gebrakan Ekonomi Besar Prabowo Subianto

Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar komoditas global serta meningkatkan nilai tambah sektor pertambangan.

Bank emas diperkirakan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,6%, atau sekitar Rp 245 triliun, sekaligus membuka 1,8 juta lapangan kerja baru.

  1. Penyelamatan Karyawan Sritex

Kebangkrutan PT Sri Rejeki Isman (Sritex) pada Maret 2025 sempat mengancam lebih dari 10 ribu pekerja tekstil.

Pemerintah langsung turun tangan dengan mengawal pencairan pesangon dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi para pekerja terdampak.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penyewaan aset Sritex ke investor baru agar produktivitas pabrik tetap berjalan. Sejumlah UMKM di Jawa Tengah turut diminta menyerap tenaga kerja eks-Sritex.

  1. THR untuk Driver Ojol
BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Langkah baru dan unik datang dari kebijakan THR bagi pekerja lepas, khususnya driver ojek online (ojol).

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau aplikator transportasi daring untuk memberikan insentif THR kepada lebih dari 4 juta pengemudi aktif di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja informal di era ekonomi digital.

  1. Efisiensi Anggaran Negara

Gebrakan terakhir adalah efisiensi anggaran belanja APBN, yang diterapkan lewat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Langkah ini berhasil menghemat hingga Rp 306,9 triliun dari pos belanja pemerintah pusat.

Dana hasil efisiensi dialihkan untuk program prioritas seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas nasional, dan swasembada pangan serta energi.

Dalam satu tahun pertama kepemimpinannya, Presiden Prabowo menunjukkan fokus pada kebijakan ekonomi yang bersifat realistis dan berdampak langsung pada masyarakat.

Dengan kombinasi antara efisiensi fiskal, insentif industri hijau, dan perlindungan sosial, arah ekonomi Indonesia di bawah Prabowo diarahkan menuju kemandirian dan ketahanan nasional.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================