Virus Flu Baru “Influenza D” Terdeteksi di China, Picu Kekhawatiran Potensi Pandemi Baru

Analisis terhadap sampel darah penduduk China Timur Laut menemukan 74 persen orang telah terpapar virus ini.

Angka tersebut melonjak hingga 97 persen pada individu dengan gejala gangguan pernapasan. Hal ini menunjukkan kemungkinan besar virus telah berpindah dari hewan ke manusia.

Penularan dan Potensi Wabah

Dalam penelitian lanjutan, para ilmuwan menginfeksi tikus, anjing, dan musang dengan varian D/HY11. Hasilnya, virus dapat menyebar lewat udara tanpa kontak langsung antarhewan, menunjukkan karakteristik flu yang sangat mudah menular.

BACA JUGA :  Makna di Balik Tawaf: Sejarah, Tata Cara, dan Hikmah yang Terkandung di Dalamnya

Penelitian juga mengungkap bahwa enzim polimerase dari D/HY11 memiliki aktivitas tinggi, yang bisa meningkatkan efisiensi penyebaran antar-mamalia.

Lebih dari 600 sampel darah manusia yang diteliti antara 2020–2024 menunjukkan tiga perempat responden memiliki antibodi terhadap D/HY11, menandakan paparan luas di masyarakat—baik dengan gejala ringan maupun tanpa gejala sama sekali.

Efektivitas Obat dan Risiko Pandemi

Tim peneliti juga menilai efektivitas obat flu terhadap virus ini. Hasilnya, obat antivirus generasi baru seperti baloxavir masih cukup efektif. Namun, sebagian besar obat flu konvensional tidak mampu menekan penyebaran D/HY11.

BACA JUGA :  Rupiah Menguat terhadap Dolar AS, Kurs Sempat Tembus Rp17.900-an

“Temuan kami menunjukkan bahwa IDV mungkin telah beredar di China Timur Laut sejak 2020 dan menyebar secara diam-diam di antara hewan dan manusia,” tulis peneliti.

Mereka menegaskan perlunya pengawasan global terhadap virus ini, mengingat hingga kini belum ada pengujian rutin IDV di negara mana pun. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa virus panzootik (menyebar antarspesies) ini dapat memicu wabah besar di masa depan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================