
Solusinya, gunakan setengah saja dari bumbu instan, lalu tambahkan rempah alami seperti bawang putih, jahe, lada, cabai bubuk, atau daun ketumbar untuk memperkaya rasa.
Menurut Eating Well, tambahan seperti daun peterseli, daun bawang, minyak wijen, atau sedikit santan kemasan juga bisa membuat rasa mi instan lebih segar dan gurih tanpa menambah garam berlebih.
- Sajikan dengan Makanan Tinggi Probiotik
Untuk menjaga kesehatan pencernaan, Anda bisa menyajikan mi instan dengan makanan kaya probiotik, seperti kimchi atau acar sayuran fermentasi.
Kimchi mengandung bakteri baik yang membantu menyeimbangkan mikrobiota usus dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, rasa asam pedasnya berpadu sempurna dengan gurihnya mi instan, menciptakan kombinasi rasa yang unik.
- Buang Air Rebusan Pertama
Kebanyakan orang merebus mi dan langsung menggunakan air rebusannya untuk kuah. Padahal, air rebusan pertama bisa mengandung sisa zat pelapis mi seperti lilin atau bahan pengawet yang larut saat dimasak.
Menurut Fact-based Health, sebaiknya rebus mi hingga matang, tiriskan, lalu buang airnya. Setelah itu, gunakan air panas baru untuk membuat kuah. Cara sederhana ini membantu mengurangi kandungan zat yang tidak diinginkan dan membuat mi lebih aman dikonsumsi.
Mi instan memang praktis dan menggugah selera, tapi mengonsumsinya dengan cara yang lebih bijak dapat membuatnya lebih sehat dan seimbang.
Dengan menambahkan sayur, protein, rempah segar, serta memperhatikan cara memasaknya, Anda tetap bisa menikmati kelezatan mi instan tanpa harus merasa bersalah.
Selamat mencoba — mi instan sehat tak lagi sekadar mimpi!
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















