Krisis Material Ancam Pembangunan di Kabupaten Bogor, DPRD Jabar Ingatkan Kontraktor Bekerja Tidak Asal-asalan

Samsul Hidayat
Anggota DPRD Jabar, Samsul Hidayat

BOGORTODAY.COM – Sejumlah pelaku konstruksi di Kabupaten Bogor mengeluhkan kesulitan mendapatkan pasokan material bangunan pasca penutupan sejumlah tambang di wilayah Cigudeg dan Rumpin.

Kondisi ini berdampak langsung pada keterlambatan berbagai kegiatan pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten maupun Provinsi Jawa Barat.

Meski demikian, pelaksana proyek tetap dihimbau untuk menjaga kualitas pekerjaan sesuai perencanaan teknis awal, meskipun stok material di lapangan semakin sulit ditemukan.

Aggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Samsul Hidayat, membenarkan kondisi krisis material tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi hampir di semua kabupaten/kota di Jawa Barat.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

“Hari ini memang pembangunan di wilayah Jawa Barat nyaris krisis material karena banyak tambang-tambang yang ditutup. Dampaknya, banyak sekali pembangunan yang terhambat termasuk di Kabupaten Bogor,” kata Samsul Hidayat, Rabu (22/10/2025).

Ia mencontohkan, daerah lain seperti Indramayu bahkan terpaksa mendatangkan material dari Brebes, Jawa Tengah. Namun, pasokan itu kini kembali tersendat setelah adanya kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang melarang material keluar dari wilayahnya demi kebutuhan pembangunan internal daerah.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

“Karena di Jabar banyak tambang ditutup, mereka mengambil material dari Brebes. Tetapi belakangan Brebes juga ditutup untuk kebutuhan lokal, sehingga makin menghambat. Kami di DPRD sedang mempertanyakan kepada gubernur sampai kapan penutupan ini dilakukan, apalagi sebentar lagi masuk pembahasan anggaran 2026,” ujarnya.

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================