Meta PHK 600 Karyawan di Unit AI, Upaya Rampungkan Restrukturisasi dan Fokus ke Superintelligence Labs

Meta
Ilustrasi Meta AI. (Foro: iStock)

BOGORTODAY.COM Meta Platforms Inc. kembali melakukan langkah besar dalam restrukturisasi internalnya. Perusahaan teknologi raksasa pimpinan Mark Zuckerberg itu dikabarkan akan memberhentikan sekitar 600 karyawan di unit kecerdasan buatan (AI).

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya Meta untuk beroperasi lebih lincah dan efisien di tengah persaingan ketat dalam pengembangan teknologi AI.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut diumumkan melalui memo internal yang ditulis oleh Alexandr Wang, kepala AI Meta yang baru direkrut pada Juni lalu.

Wang sebelumnya dikenal sebagai pendiri Scale AI, perusahaan yang menerima investasi sebesar USD 14,3 miliar dari Meta.

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

PHK ini akan memengaruhi karyawan di beberapa unit penting, termasuk infrastruktur AI, Riset Kecerdasan Buatan Fundamental, dan sejumlah posisi terkait produk AI lainnya.

Namun, unit TBD Labs, yang berisi talenta AI tingkat atas dan berada langsung di bawah pengawasan Wang, tidak terdampak.

Menurut sumber internal, Zuckerberg tampaknya memang memberikan perlakuan istimewa terhadap para talenta AI baru tersebut yang digaji tinggi dan berperan penting dalam arah strategis Meta ke depan.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

PHK kali ini juga mencerminkan adanya persaingan internal antar divisi AI Meta dalam hal alokasi sumber daya komputasi. Setelah berdirinya Superintelligence Labs, divisi-divisi AI di Meta dinilai membengkak dan kurang efisien.

Restrukturisasi ini bertujuan untuk memangkas birokrasi dan memperkuat posisi Wang sebagai pengarah utama strategi AI Meta.

Meta sendiri sedang agresif membenahi pendekatan terhadap AI guna mengejar ketertinggalan dari pesaing utama seperti OpenAI dan Google DeepMind.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================