Meta PHK 600 Karyawan di Unit AI, Upaya Rampungkan Restrukturisasi dan Fokus ke Superintelligence Labs

Perusahaan telah menginvestasikan miliaran dolar untuk pengembangan infrastruktur dan perekrutan talenta global. Setelah pemangkasan ini, jumlah karyawan di Superintelligence Labs dilaporkan kini kurang dari 3.000 orang.

Dalam memo yang sama, Meta menginformasikan bahwa tanggal efektif PHK adalah 21 November 2025.

Para karyawan yang terdampak akan menjalani masa tenggang dengan akses internal yang dibatasi.

“Selama waktu ini, akses internal Anda akan dihapus dan Anda tidak perlu melakukan pekerjaan tambahan apa pun untuk Meta. Anda dapat menggunakan waktu ini untuk mencari posisi lain di Meta,” tulis perusahaan.

BACA JUGA :  Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Asisten Pintar dengan Kemampuan Lebih Canggih dan Personal

Sebagai kompensasi, Meta memberikan pesangon 16 minggu, ditambah dua minggu untuk setiap tahun masa kerja yang telah diselesaikan.

CEO Mark Zuckerberg disebut mulai frustrasi dengan lambatnya kemajuan Meta di bidang AI, terutama setelah peluncuran model Llama 4 pada April lalu yang menuai tanggapan dingin dari komunitas pengembang.

Untuk mempercepat inovasi, Meta membentuk Meta Superintelligence Labs, yang dipimpin oleh Wang dan mantan CEO GitHub Nat Friedman. Unit ini diharapkan menjadi pusat pengembangan AI tingkat lanjut yang mampu menyaingi model AI paling mutakhir di dunia.

BACA JUGA :  Job Fair HJB ke-544 Pemkot Bogor Resmi Dibuka, Sasar Lulusan SMA hingga Sarjana

Dalam laporan keuangan terbarunya, Meta memperkirakan total pengeluaran tahun 2025 akan mencapai USD 114–118 miliar, angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Langkah PHK kali ini menandai babak baru dalam strategi besar Zuckerberg untuk mengonsolidasikan divisi AI Meta—menyederhanakan struktur, memperkuat tim elite, dan mempercepat pengembangan menuju visi AI superintelligence yang menjadi ambisi besar perusahaan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================