
“Peran siswa di SKK sendiri itu kan yang dimanfaatkan adalah teman sebaya ya. Menyampaikan sesuatu informasi melalui teman sebaya biasanya akan lebih efektif,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pengetahuan yang diberikan kepada para siswa melalui program SSK dapat memberikan ilmu terkait bagaimana keluarga yang berkualitas itu harus dibentuk dan mempersiapkan mereka untuk membangun keluarga di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra menjelaskan bahwa SSK adalah program nasional yang diturunkan ke pemerintah daerah.
Marse menyebutkan bahwa kurikulum dari SSK meliputi pemahaman mengenai bonus demografi, ketahanan keluarga, mewujudkan keluarga yang berkualitas serta kesehatan reproduksi.
Ia menyampaikan bahwa di Kota Bogor sendiri terdapat 20 sekolah dari tingkat SMP dan SMA yang sudah mengikuti program SSK. Enam sekolah dari 20 sekolah tersebut telah berstatus paripurna dan mendapatkan apresiasi langsung dari Dedie Rachim dalam acara ini.
“Tujuan SSK itu untuk mengintegrasikan pentingnya bagaimana kita memprioritaskan pembangunan keluarga dan kependudukan. Serta memberikan pemahaman kepada generasi penerus, untuk paham dan mengerti apa itu bonus demografi,” pungkas Marse.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















