Polisi Amankan 16 Motor dalam Operasi Penertiban Balap Liar di Perbatasan Cileungsi–Gunung Putri

BOGORTODAY.COM – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Cileungsi bersama Polsek Gunung Putri menggelar operasi gabungan untuk menertibkan aksi balap liar yang kerap meresahkan warga di wilayah perbatasan Cileungsi–Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Dalam operasi yang digelar, Sabtu (19/10/2025) malam, polisi mengamankan 16 unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar berada di kawasan Legenda Wisata, tepatnya di jalur lurus hingga ke area putaran depan Hoka Hoka Bento dan Harpes.

“Balap motor ini sering dilakukan di perbatasan antara Cileungsi dan Gunung Putri. Kami menerima banyak laporan dari masyarakat dan Posko Resmob bahwa lokasi tersebut sering dijadikan tempat untuk trek balap liar,” kata Edison, Kamis (23/10/2025).

Operasi tersebut merupakan bagian dari Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) atas instruksi Kapolda Jawa Barat dan Kapolres Bogor. Sasaran utama operasi meliputi penindakan terhadap balap liar, penggunaan knalpot brong, tawuran pelajar, serta potensi tindak kejahatan lainnya.

BACA JUGA :  Jaro Ade Enggan Tempuh Jalur Hukum, Anggap Pendemo Bagian Keluarga

Menurut Edison, upaya penindakan dilakukan secara koordinatif. Petugas dari Polsek Gunung Putri menutup jalur yang biasa dijadikan lintasan balap, sementara personel Polsek Cileungsi bergerak dari arah perbatasan Bukaka untuk menekan kelompok pelaku dari sisi lain.

“Alhamdulillah, pada malam minggu kemarin kami berhasil mengamankan 16 kendaraan. Sebagian kami amankan di Polsek Gunung Putri dan sebagian lagi di Polsek Cileungsi,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah sepeda motor dengan modifikasi ekstrem, seperti ban berukuran kecil, knalpot brong, serta mesin dan karburator yang diubah untuk meningkatkan kecepatan. Sebagian besar kendaraan juga tidak dilengkapi pelat nomor maupun dokumen resmi.

“Kendaraan yang kami amankan rata-rata tidak standar. Bannya diubah, knalpotnya brong, bahkan ada yang sudah modifikasi mesin,” ujar Edison.

BACA JUGA :  Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

Usai dibubarkan di kawasan Legenda Wisata, para pelaku sempat berpindah ke area Mekarsari. Di lokasi tersebut, polisi kembali menemukan dua sepeda motor yang digunakan untuk balapan. Salah satu pemilik bahkan menyerahkan kendaraannya secara sukarela ke Polsek Cileungsi.

Edison menegaskan, kendaraan yang diamankan hanya akan dikembalikan setelah pemilik melengkapi dokumen resmi dan mengembalikan kondisi motor ke standar pabrikan.

“Kendaraan bisa diambil oleh keluarga dengan membawa BPKB, STNK, dan pemilik harus memiliki SIM. Motor juga wajib dikembalikan ke standar di Polsek sebelum kami serahkan. Jika tidak, kami tahan sampai kendaraan benar-benar sesuai aturan,” tegasnya.

Polisi berharap langkah penertiban ini dapat memberikan efek jera bagi para remaja yang terlibat dalam balap liar, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor. (CR4)

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================