
Sementara itu, Kepala SDN Sirnajaya 03, Iding Rustandi, mengatakan rehabilitasi ini merupakan harapan lama warga sekolah. Beberapa ruang kelas sebelumnya mengalami kerusakan pada atap dan lantai, sehingga tidak nyaman digunakan.
“Selama ini kami harus mengatur jadwal belajar agar siswa tidak terlalu padat di ruangan yang rusak. Dengan adanya program DAK, anak-anak akhirnya bisa belajar lebih aman dan nyaman,” kata Iding.
Iding juga menyebut pembangunan perpustakaan dan ruang administrasi akan berdampak besar terhadap peningkatan mutu pendidikan.
“Perpustakaan ini bukan hanya tempat membaca, tapi juga menjadi pusat literasi bagi siswa. Kami ingin anak-anak di desa ini memiliki semangat belajar setara siswa di kota,” ujarnya.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut ke sekolah lain di wilayah pelosok Sukamakmur yang masih membutuhkan perbaikan sarana.
Upaya ini diharapkan memperkecil kesenjangan kualitas sarana pendidikan antara wilayah pusat dan daerah terpencil di Kabupaten Bogor. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















