Pemkab Bogor Benahi Fasilitas SDN Sirnajaya 03 Lewat Program DAK 2025

DAK
Kepala Sekolah SDN Sirnajaya 03, Iding Rustandi, meninjau proses rehabilitasi ruang kelas di sekolahnya yang berada di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, guna memastikan perbaikan berjalan sesuai rencana dan memberi kenyamanan belajar bagi siswa. Foto : tangkapan layar video.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 memperbaiki sarana pendidikan di SDN Sirnajaya 03, Kecamatan Sukamakmur. Program ini bertujuan meningkatkan kenyamanan belajar siswa sekaligus memperkuat fasilitas penunjang proses belajar mengajar.

Sekolah dasar yang terletak di pedalaman Desa Sirnajaya itu kini tengah menjalani rehabilitasi bangunan utama, pembangunan perpustakaan, ruang administrasi, dan toilet yang lebih layak serta higienis.

Realisasi program tersebut merupakan hasil koordinasi Bupati Bogor Rudy Susmanto dengan pemerintah pusat. Pemkab Bogor menyatakan terus berupaya memastikan kualitas sarana pendidikan merata hingga ke wilayah pelosok.

Ketua PGRI Cabang Sukamakmur, Nasrudin Zen, menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Bogor terhadap peningkatan fasilitas pendidikan.

BACA JUGA :  Raffi Ahmad Bantah Terlibat Dugaan Suap Impor Barang, Siap Tempuh Jalur Hukum

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatian dan dorongannya sehingga pembangunan ini bisa terealisasi. Ini menjadi motivasi besar bagi guru dan siswa di Sukamakmur,” ujar Nasrudin, Jumat (24/10/2025).

Nasrudin menambahkan, pada tahun anggaran 2025 terdapat sembilan SD dan dua SMP di Kecamatan Sukamakmur yang menjadi penerima manfaat Program DAK.

Sementara itu, Kepala SDN Sirnajaya 03, Iding Rustandi, mengatakan rehabilitasi ini merupakan harapan lama warga sekolah. Beberapa ruang kelas sebelumnya mengalami kerusakan pada atap dan lantai, sehingga tidak nyaman digunakan.

“Selama ini kami harus mengatur jadwal belajar agar siswa tidak terlalu padat di ruangan yang rusak. Dengan adanya program DAK, anak-anak akhirnya bisa belajar lebih aman dan nyaman,” kata Iding.

BACA JUGA :  Perlintasan KRL Tanpa Palang di Bojonggede Telan Korban

Iding juga menyebut pembangunan perpustakaan dan ruang administrasi akan berdampak besar terhadap peningkatan mutu pendidikan.

“Perpustakaan ini bukan hanya tempat membaca, tapi juga menjadi pusat literasi bagi siswa. Kami ingin anak-anak di desa ini memiliki semangat belajar setara siswa di kota,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut ke sekolah lain di wilayah pelosok Sukamakmur yang masih membutuhkan perbaikan sarana.

Upaya ini diharapkan memperkecil kesenjangan kualitas sarana pendidikan antara wilayah pusat dan daerah terpencil di Kabupaten Bogor. (CR4)

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================