
Sebuah tinjauan ilmiah pada 2019 menunjukkan bahwa konsumsi rutin buah tinggi anthocyanin mampu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.
- Semangka
Selain menyegarkan, semangka juga membantu menurunkan tekanan darah berkat kandungan asam amino citrulline.
Tubuh mengubah citrulline menjadi arginine, yang berfungsi meningkatkan produksi nitrit oksida — senyawa yang membantu melebarkan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah, sehingga tekanan darah menurun.
- Delima
Buah delima mengandung antioksidan tinggi dan dikenal mampu menurunkan tekanan darah sekaligus mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan lemak).
Penelitian menunjukkan, konsumsi rutin jus delima dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, terutama pada penderita diabetes.
- Jeruk
Buah sitrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali mengandung vitamin C dan flavonoid yang baik untuk kesehatan pembuluh darah.
Sebuah studi pada 2021 menemukan bahwa konsumsi 500 ml jus jeruk setiap hari selama 12 minggu dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.
Menjaga tekanan darah tidak hanya soal menghindari makanan tinggi garam, tetapi juga memperbanyak konsumsi buah-buahan alami yang kaya nutrisi.
Dengan mengatur pola makan sehat dan rutin beraktivitas fisik, risiko hipertensi dan penyakit ginjal pun dapat ditekan secara efektif.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















