6 Buah Penurun Tekanan Darah Tinggi, Bantu Jaga Jantung dan Ginjal Tetap Sehat

Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi buah Potong. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak hanya menjadi pemicu utama penyakit kardiovaskular, tetapi juga berperan dalam munculnya penyakit ginjal.

Karena itu, menjaga tekanan darah agar tetap stabil sangat penting, terutama bagi penderita hipertensi.

Mengutip berbagai sumber, tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat merusak pembuluh darah di ginjal, menyebabkan penumpukan kotoran, dan menurunkan kemampuan filtrasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berujung pada gagal ginjal stadium akhir.

Selain mengontrol asupan garam, rutin berolahraga, dan memantau tekanan darah, mengonsumsi buah-buahan tertentu juga bisa membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Pisang

Pisang dikenal sebagai salah satu buah terbaik untuk penderita hipertensi. Kandungan kalium di dalamnya membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh dan mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah.

Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 mg kalium, cukup untuk membantu menjaga kestabilan tekanan darah harian.

  1. Kiwi
BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Buah kiwi kaya akan kalium, magnesium, dan serat, yang semuanya berperan dalam menurunkan tekanan darah.

Kandungan polifenol di dalamnya juga membantu melancarkan aliran darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Rasa asam manis kiwi membuatnya mudah dikonsumsi langsung atau dijadikan smoothie yang menyegarkan.

  1. Stroberi

Buah beri seperti stroberi, blueberry, dan raspberry kaya akan antioksidan, terutama anthocyanins, yang terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah tinjauan ilmiah pada 2019 menunjukkan bahwa konsumsi rutin buah tinggi anthocyanin mampu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.

  1. Semangka

Selain menyegarkan, semangka juga membantu menurunkan tekanan darah berkat kandungan asam amino citrulline.

Tubuh mengubah citrulline menjadi arginine, yang berfungsi meningkatkan produksi nitrit oksida — senyawa yang membantu melebarkan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah, sehingga tekanan darah menurun.

  1. Delima
BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

Buah delima mengandung antioksidan tinggi dan dikenal mampu menurunkan tekanan darah sekaligus mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan lemak).

Penelitian menunjukkan, konsumsi rutin jus delima dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, terutama pada penderita diabetes.

  1. Jeruk

Buah sitrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali mengandung vitamin C dan flavonoid yang baik untuk kesehatan pembuluh darah.

Sebuah studi pada 2021 menemukan bahwa konsumsi 500 ml jus jeruk setiap hari selama 12 minggu dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

Menjaga tekanan darah tidak hanya soal menghindari makanan tinggi garam, tetapi juga memperbanyak konsumsi buah-buahan alami yang kaya nutrisi.

Dengan mengatur pola makan sehat dan rutin beraktivitas fisik, risiko hipertensi dan penyakit ginjal pun dapat ditekan secara efektif.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================