
BOGORTODAY.COM – Cuaca yang semakin terik dalam beberapa waktu terakhir membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi, terutama jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik.
Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Hermina Karawang, dr. Yhan Batista, mengatakan dehidrasi menjadi dampak paling umum dari cuaca panas ekstrem dan bisa berpengaruh pada kerja organ tubuh.
“Suhu yang tinggi dan kelembapan yang rendah dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi,” jelas Yhan dalam keterangan tertulis, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, dehidrasi tidak hanya membuat seseorang merasa haus, tapi juga bisa menimbulkan pusing, lemas, dan gangguan konsentrasi. Karena itu, menjaga hidrasi tubuh adalah hal penting agar tetap bugar di tengah suhu yang terus menanjak.
Variasi Minuman untuk Cegah Dehidrasi
Sebagian orang mungkin cepat bosan hanya dengan air putih. Padahal, tubuh juga bisa terhidrasi lewat berbagai jenis minuman lain yang kaya elektrolit dan karbohidrat alami.
Ahli gizi Nina Olsen, pendiri Metabolic RDs, menjelaskan bahwa elektrolit seperti natrium, kalium, magnesium, dan kalsium membantu tubuh menyerap serta mempertahankan cairan lebih efektif.
Berikut beberapa minuman anti-dehidrasi yang bisa Anda coba untuk menjaga tubuh tetap segar:
- Susu
Susu mengandung elektrolit alami seperti natrium, kalsium, dan magnesium, serta karbohidrat yang membantu tubuh menahan cairan lebih lama.
Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebut susu lebih menghidrasi daripada air putih hingga empat jam setelah diminum.
Pilih susu rendah lemak (1% atau 2%) agar tetap sehat tanpa tambahan kalori berlebih.
- Air Soda Tanpa Gula (Seltzer)
Ingin sensasi segar tanpa gula tambahan? Air soda tanpa pemanis bisa jadi pilihan.
Menurut Olsen, gelembung karbon dioksida tidak memengaruhi kadar hidrasi tubuh, hanya menambah sensasi segar di mulut.
Namun, jika mudah kembung, sebaiknya batasi konsumsi maksimal 2–3 kaleng per hari dan tetap imbangi dengan air putih.
- Teh Herbal atau Teh Hijau
Teh herbal seperti chamomile, mint, atau rosehip bisa menjadi alternatif air putih yang menenangkan.
Bahkan teh berkafein seperti teh hijau tetap mampu menghidrasi tubuh selama asupan kafein tidak berlebihan.
Sebuah studi menunjukkan bahwa teh hijau setara dengan air putih dalam membantu pemulihan cairan tubuh setelah aktivitas ringan.
- Minuman Isotonik
Minuman ini dirancang untuk menggantikan elektrolit yang hilang saat olahraga berat atau di cuaca panas. Namun, perlu diperhatikan kandungan gulanya.
Terlalu banyak gula justru membuat tubuh sulit menyerap cairan.
Jika ingin versi lebih sehat, coba buat minuman isotonik rumahan:
- 2 gelas air dingin
- Perasan setengah lemon
- 1 sendok teh madu atau sirup maple
- Sejumput garam laut
- Air Matang Berkualitas
Air putih tetap menjadi sumber hidrasi paling aman dan penting. Namun, kualitas air juga harus diperhatikan.
Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis, menjelaskan pentingnya memilih air yang telah melalui proses distilasi agar bebas dari mikroorganisme berbahaya.
“Melalui teknologi multifiltrasi dan distilasi mutakhir, air yang dikonsumsi harus terbebas dari kontaminan kimia, mikroorganisme, dan zat berbahaya,” ujarnya.
Air hasil distilasi dipanaskan hingga 110°C, kemudian dikondensasikan menjadi uap murni yang bebas kontaminan, sehingga aman dan ideal untuk dikonsumsi di cuaca panas.
- Air Kelapa
Air kelapa dikenal sebagai minuman alami kaya elektrolit, terutama kalium, serta mengandung karbohidrat yang menyegarkan.
Meski begitu, karena kandungan natriumnya rendah, air kelapa kurang ideal untuk menggantikan cairan setelah olahraga berat, tapi tetap bagus dikonsumsi setelah sakit atau aktivitas ringan.
- Susu Kedelai
Untuk yang menghindari produk hewani, susu kedelai adalah pilihan terbaik.
Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa susu kedelai memiliki profil elektrolit paling mirip dengan susu sapi dan sama efektifnya dalam menjaga hidrasi tubuh.
Dehidrasi bisa terjadi tanpa disadari, terutama saat cuaca sangat terik. Karena itu, pastikan tubuh selalu terhidrasi dengan baik — baik dari air putih maupun minuman lain yang kaya elektrolit.
Jangan tunggu sampai haus untuk minum. Ingat, hidrasi yang cukup adalah kunci agar tubuh tetap fokus, bugar, dan tidak mudah lelah di tengah cuaca panas ekstrem.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















