
“Hampir 15 ribu kepala keluarga (KK) terdampak secara ekonomi. Bahkan tadi ada warga yang mengeluh tidak mampu membeli kebutuhan harian seperti bahan makanan,” kata Doni.
Doni juga menyoroti minimnya bantuan yang dijanjikan pemerintah provinsi bagi masyarakat terdampak.
“Gubernur menyampaikan akan memberikan bantuan, tapi dari sekian belas ribu orang, yang dapat hanya 685 orang. Informasi dari warga, nilainya sekitar Rp3 juta per orang,” ungkapnya.
Menurutnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi perlu menjelaskan secara terbuka sumber dana kompensasi tersebut.
“Kalau dari APBD, tentu harus disampaikan ke DPRD dan dibahas terlebih dahulu apakah ada anggarannya atau tidak. Tapi kalau menggunakan dana pribadi, ya sampaikan saja ke publik supaya tidak menimbulkan persepsi negatif,” pungkasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















