Doni Maradona Sebut Gubernur Jabar Harus Terbuka Soal Dana Bansos Warga Penutupan Tambang Cigudeg 

Doni Maradona Sebut Gubernur Jabar Harus Terbuka Soal Dana Bansos Warga Penutupan Tambang Cigudeg. (foto: Istimewa).

BOGORTODAY.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat, menemui warga dari tiga kecamatan—Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin—yang terdampak kebijakan penutupan sementara aktivitas tambang oleh Gubernur Jawa Barat.

Ia bersama anggota DPR RI Adian Napitupulu melakukan pertemuan yang berlangsung di Rev Coffee, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, pada Rabu (22/10/2025) lalu.

Doni Maradona menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi dan memahami persoalan di lapangan secara menyeluruh.

“Kita mencari informasinya seperti apa, sejauh mana dampak dari kebijakan itu, dan semua masukan dari masyarakat akan kita pelajari satu per satu — persoalannya di mana, kenapa, sampai keputusan itu keluar,” ujar Doni.

BACA JUGA :  Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Penjelasan Gizi di Balik Sorotan Presiden Prabowo pada Program MBG

Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi maupun pusat, mengingat dampak ekonomi yang ditimbulkan sangat besar.

“Hampir 15 ribu kepala keluarga (KK) terdampak secara ekonomi. Bahkan tadi ada warga yang mengeluh tidak mampu membeli kebutuhan harian seperti bahan makanan,” kata Doni.

Doni juga menyoroti minimnya bantuan yang dijanjikan pemerintah provinsi bagi masyarakat terdampak.

BACA JUGA :  PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalis 2026 di Cisarua, Dorong Literasi Digital Masyarakat

“Gubernur menyampaikan akan memberikan bantuan, tapi dari sekian belas ribu orang, yang dapat hanya 685 orang. Informasi dari warga, nilainya sekitar Rp3 juta per orang,” ungkapnya.

Menurutnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi perlu menjelaskan secara terbuka sumber dana kompensasi tersebut.

“Kalau dari APBD, tentu harus disampaikan ke DPRD dan dibahas terlebih dahulu apakah ada anggarannya atau tidak. Tapi kalau menggunakan dana pribadi, ya sampaikan saja ke publik supaya tidak menimbulkan persepsi negatif,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================