
Meski demikian, petugas tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah Jonggring Saloko dan menghindari area aliran lahar yang berhulu langsung dari Gunung Semeru.
“Kami mengimbau warga agar tidak beraktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak, serta tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran dan banjir lahar,” kata Sigit.
Selain potensi guguran lava pijar, petugas juga memperingatkan adanya kemungkinan terbentuknya aliran lahar panas atau dingin jika terjadi hujan di sekitar puncak. Masyarakat di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Semeru diminta untuk tetap siaga terhadap ancaman tersebut.
Gunung Semeru hingga kini berstatus Level III atau Siaga, dengan aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif. Petugas pengawasan gunung berapi terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan keselamatan warga di kawasan rawan bencana.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















