Maraknya Kasus Kekerasan di Pesantren, Begini Respons Bupati Rudy

Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi terjadinya pelanggaran atau kekerasan di lingkungan pesantren.

Pembinaan yang dimaksud mencakup pendampingan dalam penyusunan kurikulum, pelatihan pengelola dan pengasuh, serta pengawasan berkala terhadap kondisi santri. Pemerintah juga akan memfasilitasi proses perizinan agar pesantren dapat beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan, Pemkab Bogor telah menyiapkan sejumlah program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan rata-rata lama sekolah di wilayah Kabupaten Bogor yang saat ini masih perlu didorong.

BACA JUGA :  Waspada! Ini 5 Tanda Ada Sarang Ular di Sekitar Rumah yang Perlu Dikenali

“Ada beberapa program yang kita mulai di postur APBD tahun anggaran 2026. Salah satunya di pendidikan formal, kami menyediakan program kejar paket A dan paket B,” ungkap Rudy.

Program ini, kata Rudy ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang putus sekolah atau belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah.

BACA JUGA :  3 Manfaat Alpukat untuk Menjaga Gula Darah, Cocok Masuk Menu Harian Penderita Diabetes

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Bogor berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan berkualitas.

“Prlindungan terhadap peserta didik, baik di lembaga formal maupun nonformal, menjadi prioritas utama pemerintah daerah,” tuntasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Rifki Ramadhan

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================