
Ia mengaku, sejak saluran air dari Bendungan Cimerek tak lagi berfungsi, banyak petani memilih membiarkan sawahnya mengering. “Sekarang susah tanam padi, air tidak sampai. Kalau pun hujan, cuma sebentar,” katanya.
Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana infrastruktur kecil yang menopang kehidupan masyarakat desa sering kali terabaikan. Padahal, di tengah gempuran proyek-proyek besar, bendungan kecil seperti Cimerek justru menjadi penyangga utama ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Berharap bisa dibangun kembali oleh pemerintah, supaya airnya bisa mengalir ke sawah dan masyarakat bisa kembali menanam,” terangnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















