
“Artinya dari Rp31 triliun, sudah dibelanjakan Rp21 triliun. Jadi bisa disimpulkan, belanja daerah kita berjalan normal dan sesuai rencana,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, sisa kas Rp2,6 triliun yang ada saat ini juga akan segera digunakan untuk membayar sejumlah kewajiban, termasuk pembayaran proyek infrastruktur, gaji, listrik, air, dan kebutuhan operasional lainnya. Langkah itu, kata dia, sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemprov Jabar dalam mencegah potensi penyimpangan atau praktik korupsi di lapangan.
“Dana Rp2,6 triliun itu bukan dibiarkan diam, tapi akan segera dibayarkan kepada kontraktor-kontraktor yang membangun sekolah, jalan, irigasi, hingga jaringan listrik. Semua dilakukan bertahap agar transparan dan akuntabel,” pungkasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















