Proyek Drainase di Tanah Sareal Sebabkan Pipa Tirta Pakuan Bocor

“Jangan diperbaiki sendiri dengan cara diikat atau ditambal sementara. Jika pekerjaan selesai dan pipa yang bocor dikubur kembali tanpa perbaikan layak, pelayanan kami bisa terganggu dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia menambahkan, bila kebocoran terjadi pada pipa berdiameter besar dan menyebabkan kehilangan air signifikan, kontraktor dapat dikenakan tanggung jawab ganti rugi.
Adapun di Jalan Tirto Adhi Surjo, pihak Tirta Pakuan melakukan penggantian pipa sepanjang 70 meter, dari ukuran ½ inci menjadi ¾ inci untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan pasokan air.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Menariknya, kebocoran tersebut pertama kali dilaporkan bukan oleh kontraktor, melainkan oleh pelanggan yang terdampak. Tirta Pakuan bahkan mengerahkan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga dan masjid sekitar lokasi.

Sementara itu, Iwan P, pelaksana proyek drainase, mengaku tidak mengetahui adanya pipa air di lokasi pekerjaan.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

“Saya dan pekerja tidak tahu jika pipa milik Perumda Tirta Pakuan bocor akibat kegiatan yang kami lakukan,” singkatnya saat ditemui di lokasi, Jumat pagi.

Nasrul berharap insiden serupa tidak terulang, dan menegaskan pentingnya komunikasi lintas sektor antara kontraktor dan pengelola utilitas sebelum memulai proyek di lapangan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================