Benarkah Pisang Berbintik Hitam Mengandung Senyawa Antikanker? Ini Faktanya

Pisang
Ilustrasi Pisang Berbintik. (iStock)

BOGORTODAY.COM – Kulit pisang yang terlalu matang biasanya dipenuhi bintik atau bercak hitam. Banyak yang percaya bahwa pisang dengan ciri tersebut mengandung senyawa antikanker.

Klaim ini sempat viral pada tahun 2022 melalui unggahan di Facebook yang menyebut pisang terlalu matang dapat mencegah kanker karena mengandung zat TNF (Tumour Necrosis Factor).

Unggahan itu mengutip penelitian dari Jepang dan menyatakan bahwa TNF dalam pisang matang mampu melawan sel-sel abnormal, termasuk sel kanker, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Namun benarkah demikian?

Apa itu TNF dan Benarkah Ada di Pisang?

TNF atau Tumour Necrosis Factor merupakan zat yang diproduksi oleh sel darah putih mamalia, bukan tumbuhan.
Menurut National Cancer Institute (AS), TNF berperan dalam menimbulkan peradangan ketika sistem imun bereaksi terhadap infeksi.

Artinya, TNF tidak mungkin terdapat dalam pisang, termasuk pisang yang sudah terlalu matang.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Hal ini ditegaskan oleh Jessada Denduangboripat, dosen biologi di Universitas Chulalongkorn, Thailand. Ia menyatakan bahwa klaim tersebut adalah hoaks lama yang kembali viral.

“TNF tidak ditemukan pada tumbuhan. TNF hanya terdapat pada sistem kekebalan mamalia. Ini adalah hoaks lama yang tidak benar,” tegasnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================