
Jenal Mutaqin menekankan bahwa petani saat ini harus berani untuk eksplorasi, mencari inovasi, dan membuat langkah strategis dalam hal pertanian. Menurutnya, pertanian saat ini bukan hanya sekadar lahan luas, tapi juga bisa di pekarangan dan halaman rumah, melalui urban farming, pun melalui taman kota.
“Taman-taman kota itu saya ingin konsep menjadikan pertanian yang menghasilkan tanaman yang bernilai ekonomi, bukan hanya tanaman hijau, tapi juga sukun, talas, dan tanaman lokal lainnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya memperkuat sektor pertanian melalui dukungan alat dan bibit, termasuk bantuan dari DPR RI senilai Rp20 miliar per tahun. Meskipun lahan pertanian di Bogor tersisa sekitar 58 hektare, antusiasme dan semangat kelompok tani terus tumbuh.
“Kota Bogor bahkan memiliki jumlah kelompok tani terbanyak di Jawa Barat, padahal wilayahnya minimalis,” ucap Jenal Mutaqin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, Budisatrio Djiwandono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran pemuda dalam sektor pertanian.
Ia juga menyampaikan bahwa momentum ini juga menjadi peringatan HUT ke-39 Pemuda Tani Indonesia yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan kegiatan penanaman 100.000 bibit padi.
Menurut Budi, lahan pertanian di Kota Bogor yang masih produktif harus terus dijaga agar tetap menjadi sumber pangan bagi masyarakat.
“Kami hadir di lahan sawah di Kota Bogor, ini adalah salah satu lahan produktif yang terus dijaga oleh Pemkot Bogor supaya bisa terus menjadi lahan pangan guna mempertahankan ketahanan pangan Kota Bogor dan nasional secara umum,” ujar Budi.
Budi turut mengapresiasi langkah Pemkot Bogor dalam memperkuat kebijakan pangan dan mengendalikan harga pupuk serta kebutuhan dasar petani.
“Pak Wali sudah mengeluarkan Perda untuk menjaga lahan yang memang menjadi lahan pertanian produktif. Ini menunjukkan komitmen kami untuk membantu pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan semoga ini dapat terus kita jaga,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















