BOGORTODAY.COM – Kasus perseteruan antartetangga yang menyedot perhatian publik belakangan ini ternyata berdampak psikologis dan sosial yang jauh lebih dalam. Menurut Risda Rizkillah, SSi, MSi, dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University, konflik semacam ini bahkan bisa mengguncang keharmonisan keluarga.
“Hubungan dengan tetangga memiliki peran penting dalam keseimbangan kehidupan rumah tangga. Jika kita melihat dari sudut pandang teori ekologi keluarga, hubungan dengan tetangga termasuk dalam mesosistem, yaitu lingkungan terdekat keluarga,” jelasnya.
Risda menjelaskan, konflik yang terjadi di lingkungan sekitar sering kali menimbulkan suasana rumah yang tidak nyaman. “Ketika hubungan antartetangga terganggu, apalagi sudah melibatkan emosi personal, efeknya tidak berhenti di luar pagar rumah. Konflik bisa masuk ke dalam keluarga dan memengaruhi dinamika internalnya,” ujarnya.
Situasi semacam ini, sebutnya, dapat memicu komunikasi dingin antaranggota keluarga, menimbulkan rasa curiga, bahkan menyebabkan perpecahan dalam keluarga besar karena adanya keberpihakan.
“Orang dewasa bisa mengalami stres sosial, merasa malu atau enggan keluar rumah karena menjadi sorotan lingkungan. Sementara anak-anak kehilangan rasa aman di lingkungannya,” kata dia menambahkan.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : ipb.ac.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















