
“Sehingga banjir kemarin itu merupakan banjir air permukaan akibat drainase tertutup material longsor. Hari ini saya memastikan apa yang dilakukan oleh PUPR, Perumkim, PDAM, serta unsur kewilayahan, mana yang jadi tupoksi, mana yang harus diselesaikan, dan mana yang menjadi kewenangan,” urainya.
Selain itu, Jenal Mutaqin memastikan bahwa pengerjaan TPT akan selesai dalam dua pekan, termasuk perbaikan saluran dan pasokan air untuk warga yang dijamin aman.
Dari kejadian tersebut, lanjut Jenal Mutaqin, total ada 18 kepala keluarga yang terdampak. Beberapa di antaranya sudah kembali ke rumah masing-masing, meskipun telah disediakan fasilitas hunian sementara (huntara).
“Itu pilihan. Tapi kami pastikan tidak terjadi banjir lagi karena saluran airnya sudah kami perbaiki,” ujarnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















