Hujan Dua Hari, Jalan di Tanjungsari Ambles hingga TPT Ambrol

tanjungsari
Seorang warga menunjuk bagian jalan desa yang rusak dan ambles di Kampung Cibeurem, Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jumat (31/10/2025). Kerusakan terjadi usai hujan deras dan diduga akibat saluran gorong-gorong proyek jalan yang tidak mampu menampung debit air. Foto : CR4/bogortoday.com

BOGORTODAY.COM –  Jalan desa di Kampung Cibeurem RT 04/06, Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, rusak parah setelah diguyur hujan deras selama dua hari terakhir. Kerusakan tersebut diperparah oleh saluran gorong-gorong proyek jalan kabupaten yang dinilai warga tidak mampu menampung aliran air dari Sungai Cigulingan.

Hujan dengan intensitas tinggi turun, Kamis (30/10/2025) dan Jumat (31/10/2025) petang, sekitar pukul 15.00–17.00 WIB, membuat air sungai meluap ke badan jalan.

“Air dari Sungai Cigulingan itu besar sekali, datang dari pegunungan dan sawah warga. Tapi gorong-gorong yang dibuat hanya sekitar satu meter, jadi airnya tidak tertampung dan akhirnya meluap ke jalan,” ujar Angga Dita Erlangga, warga sekitar, Jumat (31/10/2025).

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Limpasan air turut merobohkan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sisi jalan. Sebagian badan jalan juga ambles sehingga mengganggu mobilitas warga.

“Sebelum ada proyek ini, tidak pernah longsor seperti ini. Ini jelas karena saluran air yang tersumbat,” kata Angga.

Kerusakan terjadi pada ruas jalan proyek Kabupaten Bantar Kuning–Sirnarasa yang melintas di Desa Antajaya dan Buana Jaya. Proyek yang baru berlangsung sekitar satu bulan ini masih berfokus di wilayah Dusun 3 dan Dusun 4.

BACA JUGA :  Api Lahap Tiga Kios Pasar Tohaga Parung, Diduga Korsleting CCTV

Warga menilai pekerjaan proyek dan pengawasan di lapangan belum maksimal.

“Warga sini ada juga yang ikut kerja di proyek, tapi pengawasan dari konsultan dan pelaksana harusnya lebih ketat. Kalau dibiarkan, hasilnya seperti ini,” ujarnya.

Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera memperbaiki kerusakan dan mengevaluasi perencanaan proyek.

“Kami ingin proyek ini berjalan sukses, tapi perencanaannya harus diperhatikan. Jangan asal jadi,” tutur Angga. (CR4)

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================