7 Penyebab Bau Kaki yang Paling Umum dan Cara Mengenalinya

Jamur sangat menyukai lingkungan lembap seperti:

  • ruang ganti
  • kolam renang
  • sepatu yang basah

Untuk mencegahnya, gunakan alas kaki di tempat umum dan hindari berbagi sepatu atau kaus kaki dengan orang lain.

  1. Infeksi Bakteri

Luka kecil, lecet, atau kuku tumbuh ke dalam dapat terinfeksi bakteri. Bau yang muncul tergantung jenis infeksinya—ada yang beraroma asam, ada yang seperti belerang.

Jika Anda memiliki luka yang tak kunjung sembuh disertai bau menyengat, segera konsultasikan ke dokter.

  1. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa penyakit dapat mengubah aroma alami tubuh, termasuk kaki, misalnya:

  • Obesitas, yang meningkatkan produksi keringat
  • Penyakit ginjal atau hati, memicu aroma seperti pemutih
  • Gangguan tiroid yang memengaruhi keringat
  • Diabetes, yang dapat menyebabkan aroma asam, bau buah akibat ketoasidosis, atau bau tak sedap akibat infeksi pada luka kaki
BACA JUGA :  Sekda Ajat Tinjau Langsung Pemotongan Hewan Kurban di RPH Cibinong

Jika bau kaki disertai gejala lain, waspadai kemungkinan masalah kesehatan mendasar.

  1. Efek Samping Obat

Beberapa obat dapat memengaruhi produksi keringat, seperti:

  • antidepresan
  • obat diabetes
  • obat antiinflamasi (NSAID)
  • steroid

Jika bau kaki muncul setelah konsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum menghentikannya.

  1. Sepatu dan Kaus Kaki yang Tidak Tepat

Sepatu lembap adalah surga bagi bakteri dan jamur.

Agar kaki tetap segar, pilih:

  • sepatu berbahan kulit atau kanvas yang sirkulasinya baik
  • kaus kaki berbahan katun atau wol yang menyerap keringat
BACA JUGA :  Telinga Berdenging atau Tinnitus: Kenali Penyebab dan Gejalanya

Dan jangan memakai sepatu yang sama setiap hari. Biarkan kering sempurna sebelum digunakan kembali.

  1. Kebersihan Kurang Terjaga

Jika bau kaki hilang setelah dicuci, kemungkinan penyebabnya adalah rutinitas kebersihan yang kurang tepat.

Pastikan untuk:

  • mencuci kaki hingga sela-sela setiap hari
  • mengeringkannya dengan sempurna
  • rutin mengganti kaus kaki
  • menjaga kuku tetap pendek dan bersih

Bau kaki memang umum terjadi, tetapi bukan berarti tidak bisa dicegah. Dengan kebersihan yang baik, pilihan alas kaki yang tepat, dan perhatian pada kondisi medis tertentu, masalah bau kaki dapat diminimalkan atau bahkan dihilangkan sepenuhnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================