
Untuk menekan lonjakan kasus diabetes dan penyakit tidak menular lainnya, Kementerian Kesehatan mengampanyekan batas maksimal konsumsi gula per hari, yaitu:
- 4 sendok makan gula
- 1 sendok makan garam
- 5 sendok makan lemak
Dr. Nadia menekankan bahwa sumber gula tidak hanya berasal dari gula pasir, tetapi juga dari makanan dan minuman olahan yang kerap dikonsumsi tanpa disadari. “Makanya kita mencoba untuk menurunkan dulu deh rasa manisnya,” tambahnya.
Risiko Penyakit Tidak Menular Bisa Turun 50%
Kemenkes menilai, jika masyarakat mampu mematuhi rekomendasi batas konsumsi gula harian, risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke dapat ditekan secara signifikan.
“Kalau kemudian kita bisa mengendalikan konsumsi gula, itu penyakit jantung, stroke, dan penyakit-penyakit akibat penyakit tidak menular itu bisa turun 50 persen,” kata dr. Nadia.
Pola Hidup Manis yang Perlu Diubah
Dengan semakin mudahnya akses terhadap minuman manis, dessert, hingga camilan manis yang menjadi tren di kalangan anak muda, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih asupan harian.
Edukasi sejak dini mengenai bahaya konsumsi gula berlebih perlu terus digencarkan agar generasi muda tidak menjadi korban penyakit yang sebenarnya dapat dicegah.
Mengurangi gula bukan berarti menghilangkan kenikmatan makanan, tetapi langkah kecil untuk kesehatan jangka panjang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















