
Sekretaris Algernon Yau menyampaikan apresiasi kepada Indonesia yang aktif mendorong proses aksesi Hong Kong ke RCEP. Ia juga menegaskan komitmen Hong Kong untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan Indonesia.
“Kami akan terus mendorong investasi dan memperkuat kerja sama pariwisata Hong Kong dengan Indonesia,” ujar Yau.
Perdagangan Indonesia–Hong Kong Tetap Solid
Hubungan dagang Indonesia dan Hong Kong menunjukkan performa yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Pada periode Januari–Agustus 2025, total perdagangan kedua pihak mencapai US$ 3,50 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar US$ 1,43 miliar.
Sementara pada 2024, total perdagangan Indonesia–Hong Kong tercatat mencapai US$ 5,74 miliar, sedangkan ekspor Indonesia mencapai US$ 2,62 miliar.
Produk ekspor unggulan Indonesia ke Hong Kong meliputi:
- Batu bara
- Gas petroleum
- Pupuk mineral atau kimia
- Akumulator listrik
- Monitor dan proyektor
Adapun impor utama Indonesia dari Hong Kong mencakup:
- Sirkuit elektronik terpadu
- Minyak petroleum
- Telepon seluler
- Karet sintetis
- Polimer propilena
Perkuat Integrasi Ekonomi Kawasan
Dengan rencana aksesi Hong Kong ke RCEP, kerja sama ekonomi kawasan diperkirakan akan semakin solid.
Kemendag optimistis langkah ini akan membuka peluang baru bagi ekspor Indonesia sekaligus meningkatkan arus investasi dari Hong Kong.
Upaya penguatan hubungan perdagangan internasional ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperluas pasar dan memperkuat daya saing produk nasional di tingkat global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















