
Dalam laporan keuangan per 30 September 2025, Blibli tercatat masih mengalami kerugian bersih sebesar Rp1,84 triliun. Beban terbesar yang membebani kinerja perusahaan berasal dari biaya gaji, beban diskon, pemasaran, dan beban operasional lainnya.
Kondisi ini mendorong perusahaan untuk melakukan berbagai upaya efisiensi, termasuk penyesuaian jumlah tenaga kerja.
Kompensasi Diberikan Sesuai Aturan Ketenagakerjaan
Manajemen Blibli memastikan seluruh karyawan yang terdampak PHK telah menerima paket kompensasi sesuai bahkan lebih tinggi dari ketentuan dalam peraturan ketenagakerjaan Indonesia.
“Terhadap seluruh karyawan yang terdampak, Perseroan telah memberikan paket kompensasi yang sesuai atau bahkan lebih daripada yang diatur dalam peraturan ketenagakerjaan,” tegasnya.
Bagian dari Efisiensi Operasional Lebih Luas
PHK 270 karyawan ini disebut sebagai salah satu langkah efisiensi yang dilakukan perusahaan untuk memperbaiki struktur biaya demi menjaga keberlanjutan bisnis.
“Penyesuaian organisasi ini merupakan salah satu langkah efisiensi biaya operasional, selain langkah-langkah efisiensi lainnya yang telah dan akan diimplementasikan,” tutur manajemen.
Dengan penyesuaian ini, Blibli berharap dapat memperkuat struktur perusahaan dan membuka jalan menuju pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika industri e-commerce nasional.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















