
Padahal, kulit pisang juga dapat membawa kotoran, bakteri penyebab penyakit bawaan makanan, hingga sisa pestisida dari proses budidaya.
Meskipun kulit pisang tidak dikonsumsi, kuman dan kotoran di permukaannya bisa berpindah ke tangan, talenan, atau pisau saat mengupas. Alhasil, bagian buah yang sebenarnya bersih bisa ikut terkontaminasi.
Cara Mencuci Pisang yang Benar
Proses membersihkan pisang sebenarnya sangat sederhana, tetapi penting. Berikut langkah-langkahnya:
- Bilas di bawah air mengalir
Pegang pisang dan bilas kulitnya di bawah air mengalir selama ±30 detik.
Gosok lembut permukaannya, terutama pada bagian batang dan ujung, yang sering menjadi tempat menumpuknya kotoran atau kemungkinan telur serangga.
- Keringkan
Setelah dibilas, keringkan pisang dengan kain bersih atau tisu dapur sebelum disimpan.
- Gunakan larutan cuka untuk pembersihan ekstra
Jika ingin hasil yang lebih maksimal, terutama bila Anda berniat mengonsumsi kulitnya (misalnya untuk olahan tertentu), campurkan:
- 1 bagian cuka putih,
- 4 bagian air.
Rendam pisang selama beberapa menit atau semprotkan larutan tersebut ke kulit pisang. Diamkan sebentar, kemudian bilas lagi dengan air mengalir dan keringkan.
Langkah Kecil, Manfaat Besar
Dengan mencuci pisang sebelum mengupas atau menyimpannya, Anda bukan hanya menjaga kebersihan buah, tetapi juga membantu dapur tetap bebas dari lalat buah.
Kebiasaan sederhana ini memastikan pisang yang Anda konsumsi benar-benar bersih, aman, dan tidak memicu munculnya serangga pengganggu.
Mulai sekarang, jangan lupa cuci pisang terlebih dahulu—kebiasaan kecil dengan dampak besar bagi kesehatan dan kebersihan rumah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















