
Jika Anda pernah merasakan gejala tersebut, sebaiknya hindari konsumsi terong.
- Penderita nyeri sendi atau arthritis
Beberapa penderita arthritis melaporkan gejala nyeri sendi yang memburuk setelah mengonsumsi sayuran nightshade, termasuk terong.
Walau belum terbukti secara ilmiah, tidak ada salahnya mengurangi konsumsi terong jika Anda merasa nyeri sendi meningkat setelah memakannya.
- Orang dengan tekanan darah rendah
Terong dapat membantu menurunkan tekanan darah, sehingga bermanfaat bagi penderita hipertensi.
Namun bagi orang dengan tekanan darah rendah, efek ini justru bisa berbahaya.
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis hingga menimbulkan pusing, lemas, atau bahkan pingsan.
- Ibu hamil dengan kondisi tertentu
Secara umum, terong aman dikonsumsi ibu hamil dalam jumlah wajar.
Namun beberapa tradisi percaya terong dapat merangsang kontraksi rahim—meskipun belum terbukti ilmiah.
Jika Anda sedang hamil dan khawatir, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi terong terlalu sering.
Terong memang lezat, mudah diolah, dan murah. Namun tidak semua tubuh cocok terhadap sayuran ini.
Jika Anda termasuk salah satu dari kelompok di atas, konsumsi terong sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Untuk keamanan yang lebih terjamin, konsultasikan dengan tenaga medis sebelum menjadikannya menu rutin.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















