7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Menghindari atau Membatasi Konsumsi Terong

Jika Anda pernah merasakan gejala tersebut, sebaiknya hindari konsumsi terong.

  1. Penderita nyeri sendi atau arthritis

Beberapa penderita arthritis melaporkan gejala nyeri sendi yang memburuk setelah mengonsumsi sayuran nightshade, termasuk terong.

Walau belum terbukti secara ilmiah, tidak ada salahnya mengurangi konsumsi terong jika Anda merasa nyeri sendi meningkat setelah memakannya.

  1. Orang dengan tekanan darah rendah

Terong dapat membantu menurunkan tekanan darah, sehingga bermanfaat bagi penderita hipertensi.

BACA JUGA :  4 Cara Simpel Membersihkan Minyak Goreng Bekas agar Tetap Jernih dan Aman Dipakai Lagi

Namun bagi orang dengan tekanan darah rendah, efek ini justru bisa berbahaya.
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis hingga menimbulkan pusing, lemas, atau bahkan pingsan.

  1. Ibu hamil dengan kondisi tertentu

Secara umum, terong aman dikonsumsi ibu hamil dalam jumlah wajar.
Namun beberapa tradisi percaya terong dapat merangsang kontraksi rahim—meskipun belum terbukti ilmiah.

Jika Anda sedang hamil dan khawatir, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi terong terlalu sering.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Terong memang lezat, mudah diolah, dan murah. Namun tidak semua tubuh cocok terhadap sayuran ini.

Jika Anda termasuk salah satu dari kelompok di atas, konsumsi terong sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Untuk keamanan yang lebih terjamin, konsultasikan dengan tenaga medis sebelum menjadikannya menu rutin.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================