
Beberapa penelitian yang dikutip situs tersebut juga menegaskan bahwa minum kopi secara teratur tidak meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
Berapa Banyak Kopi yang Aman?
Bagi penderita hipertensi, asupan kopi sebanyak 1–3 cangkir per hari masih tergolong aman. Namun, perlu diketahui bahwa kandungan kafein pada setiap jenis kopi dapat berbeda-beda tergantung:
- jenis biji kopi,
- teknik penyeduhan,
- ukuran saji.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Minum Kopi bagi Penderita Hipertensi
- Hindari tambahan susu, gula, atau lemak
Tambahan pemanis atau lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme, yang pada akhirnya memperburuk kondisi tekanan darah.
- Jangan minum kopi di sore hari
Konsumsi kopi setelah pukul 14.00–15.00 dapat mengganggu kualitas tidur. Kurang tidur sendiri berkaitan erat dengan kenaikan tekanan darah.
- Ukur tekanan darah sebelum dan sesudah minum kopi
Untuk mengetahui respons tubuh terhadap kafein, periksa tekanan darah:
- sebelum minum kopi,
- dan 30–60 menit setelahnya.
Jika terjadi lonjakan signifikan, batasi atau hindari konsumsi.
Siapa Saja yang Harus Ekstra Hati-Hati?
Meskipun umumnya aman, ada kelompok yang perlu lebih berhati-hati atau sebaiknya menghindari kopi berkafein:
- Penderita hipertensi tidak terkontrol
- Pengidap hipertensi tahap 2 atau 3
- Pasien dengan aritmia (gangguan irama jantung)
Untuk kelompok ini, lebih disarankan memilih:
- kopi rendah kafein, atau
- kopi decaf (tanpa kafein).
Penderita tekanan darah tinggi tetap bisa menikmati kopi, asalkan:
- dikonsumsi dalam batas wajar,
- tidak diberi tambahan gula atau lemak berlebih,
- tidak diminum di sore hari,
- serta rutin memantau tekanan darah.
Dengan pola konsumsi yang tepat, kopi tetap dapat menjadi sahabat harian tanpa memberikan risiko berlebih bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















