Gus Dur Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Ia merupakan cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, sekaligus putra dari mantan Menteri Agama Wahid Hasyim.

Gus Dur juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, posisi yang semakin mengukuhkan perannya sebagai tokoh nasional yang berpengaruh.

Bapak Pluralisme Indonesia

Gus Dur dijuluki sebagai bapak pluralisme Indonesia karena komitmennya terhadap toleransi dan keberagaman. Salah satu kebijakan pentingnya adalah pencabutan Instruksi Presiden No. 14 Tahun 1967 pada era Soeharto, yang selama puluhan tahun membatasi perayaan Imlek dan ekspresi budaya Tionghoa di Indonesia. Langkah ini membuka ruang kebebasan bagi etnis Tionghoa dan memperkuat pluralitas bangsa.

BACA JUGA :  Pemerintah Usulkan BPIH Haji 2027 Naik Jadi Rp107,34 Juta, Skema Pembayaran Jemaah Diubah

Dianugerahi Bersama Sembilan Tokoh Lain

Dalam upacara yang sama, pemerintah juga menetapkan sembilan tokoh lain sebagai Pahlawan Nasional. Sejumlah nama yang ikut menerima gelar tersebut antara lain:

  • Presiden ke-2 RI Soeharto
  • Mochtar Kusumaatmadja, mantan Menteri Luar Negeri dan Rektor Universitas Padjadjaran
  • Marsinah, aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan tenaga kerja di era Orde Baru
BACA JUGA :  7 Tanda Kamu Mungkin Salah Memilih Pasangan, Jangan Abaikan Sinyal Ini

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur mempertegas kontribusi besar beliau dalam membangun demokrasi, memperjuangkan hak-hak minoritas, serta menjaga kebhinekaan Indonesia.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================