PAHLAWAN BANGSA VS PENGKHIANAT BANGSA

Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan)

MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian dari pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Arti ini juga mencakup seseorang yang berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara, baik dalam perjuangan melawan penjajah maupun dalam kemajuan bangsa dan negara pada saat ini.

Sedang pengertian dari pengkhianat adalah orang yang tidak setia atau mengkhianati kepercayaan, terutama kepada negara, teman, atau orang lain.

Istilah ini dapat merujuk pada seseorang yang membocorkan rahasia, melanggar janji, atau melakukan tindakan melawan kesetiaan, seperti dalam hubungan romantis, pekerjaan, atau bahkan terhadap negara.

Nah meski sekarang sudah jaman kemerdekaan bro, tapi tetap ada yang namanya pahlawan bangsa dan pengkhianat bangsa. Ya sudah barang tentu bentuknya lain, menurut ilmu sejarah, sejarah itu akan berulang, hanya pelakunya yang berbeda.

BACA JUGA :  Huawei MatePad Mini Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Ringkas Berfitur Premium Siap Tantang iPad Mini

Jika dahulu pahlawan bangsa adalah pejuang yang gagah berani di medan perang, maka sekarang pahlawan bangsa adalah mereka yang punya dedikasi, loyalitas, berjuang menegakkan keadilan dan kebenaran demi kecintaannya dengan NKRI, agar bangsa Indonesia mencapai keadilan, kemakmuran, kejayaan dan keberkahan.

Contoh para pahlawan bangsa jaman sekarang adalah Munir yang dibunuh karena berjuang menegakkan HAM, Marsinah yang dibunuh karena menjadi aktivis buruh, wartawan Udin yang dibunuh karena berani memberitakan pejabat yang melakukan kesalahan.

Atau mereka yang berprestasi dalam bidang seni, musik, olah raga, teknologi yang mengharumkan bangsa dan negara.

Sedang dahulu pengkhianat bangsa itu mereka yang bekerja sama dengan penjajah, seperti Raja Aceh Alauddin yang berkhianat karena memberi ijin kepada VOC untuk membuka loji di Tiku pantai barat Sumatra.

BACA JUGA :  Sekda Ajat Ungkap Hasil Pemeriksaan 81 Kendaraan Dinas Terkait Temuan BPK

Contoh pengkhianat bangsa jaman sekarang adalah koruptor uang rakyat,  pengemplang pajak, pemimpin yang tidak amanah, pemimpin yang pro oligarki tapi membuat susah rakyat kecil, pengusaha tambang ilegal, mafia hukum,  mafia migas,  mafia pendidikan, mafia minyak goreng, mafia pupuk, mafia import dan mafia-mafia yang lain. Atau para pejabat baik eksekutif, legislatif dan yudikatif yang justru melakukan pelanggaran dan kecurangan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Semoga dengan semangat patriot seorang pahlawan yang luar biasa, yaitu dengan ciri-ciri: ikhlas, pantang menyerah, cinta terhadap bangsa dan negara, pemberani serta berkorban dengan harta bahkan nyawa, dapat menginspirasi kita semua, sehingga kita terhindar jadi pengkhianat bangsa  Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================