Serangan Spyware di Indonesia Melonjak 64 Persen, Kaspersky Catat 85 Ribu Serangan pada Awal 2025

Spyware dapat:

  • mencatat ketikan keyboard (keylogging),
  • menangkap layar,
  • memantau aktivitas internet,
  • mencuri data sensitif dan mengirimkannya ke penyerang.

Jenis informasi yang sering dicuri mencakup:

  • kredensial login (username dan password),
  • PIN akun,
  • nomor kartu kredit,
  • kebiasaan penelusuran,
  • alamat email dan data personal lainnya.

Kaspersky juga menyoroti peningkatan spyware komersial, yakni perangkat mata-mata yang dikembangkan perusahaan swasta dan dijual untuk kepentingan pemerintah atau lembaga penegak hukum. Spyware jenis ini mampu menyadap pesan, panggilan, melacak lokasi, dan menghapus jejak aktivitasnya.

Banyak spyware komersial bahkan memanfaatkan kerentanan zero-click, sehingga perangkat dapat terinfeksi tanpa korban melakukan apa pun.

BACA JUGA :  Jangan Selalu Dipilihkan, Ini Manfaat Anak Menentukan Pakaiannya Sendiri

Tantangan Melindungi Organisasi dari Spyware

Kaspersky menilai bahwa memberikan perlindungan penuh terhadap spyware adalah tantangan tersendiri karena metode serangan terus berkembang.

Meski begitu, perusahaan masih bisa mempersempit celah bagi pelaku ancaman dengan menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat.

Rekomendasi Kaspersky untuk Mengurangi Risiko Serangan Spyware

Kaspersky menyarankan beberapa langkah penting berikut:

  • Perbarui perangkat lunak secara berkala, terutama sistem operasi, browser, serta aplikasi perpesanan.
  • Hindari mengklik tautan mencurigakan, karena satu kunjungan ke situs berbahaya dapat memicu infeksi.
  • Gunakan VPN untuk menyamarkan lalu lintas internet dan mencegah pengalihan ke situs berbahaya.
  • Reboot perangkat secara rutin, karena beberapa spyware tidak bisa bertahan setelah perangkat dihidupkan ulang.
  • Pasang solusi keamanan yang andal di semua perangkat perusahaan.
  • Gunakan Intelijen Ancaman terbaru agar selalu mengetahui taktik, teknik, dan prosedur (TTP) pelaku ancaman.
BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Jadi Tantangan Kesehatan Global, Tim Ahli Pantau Potensi Wabah Secara Real-Time

Lonjakan serangan spyware ini menjadi pengingat bahwa ancaman siber terhadap organisasi di Indonesia semakin kompleks. Perusahaan diminta meningkatkan sistem keamanan serta edukasi internal agar tidak mudah menjadi sasaran penyerang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================