CFD Tegar Beriman Menuju Nol Emisi, Bus Listrik Disiapkan Gantikan Kendaraan Pribadi

CFD
Warga memadati kawasan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, saat pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD), Minggu (10/11/2025). Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mengevaluasi kegiatan tersebut sebagai upaya menuju kawasan rendah emisi. Foto : Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan skema baru untuk pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong. Berbeda dari uji coba sebelumnya, rencana kali ini lebih matang, menutup total jalur lambat dan jalur cepat sepanjang ruas jalan utama tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan rencana itu masih dibahas dengan sejumlah instansi terkait. Skema penutupan penuh ini, kata dia, tidak semata untuk kenyamanan publik, tetapi juga untuk memberi waktu “istirahat” bagi alam.

“Kami sebenarnya ingin ditutup semua. Kalau niat fungsinya agar alam ini bisa istirahat, udara bisa lebih baik, ya sebaiknya kita tutup,” ujar Ajat, Selasa (11/11/2025).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Raihan WTP Dua Kali Berturut-turut

Ajat menuturkan, Pemkab Bogor ingin menghadirkan konsep CFD yang tak hanya menekan emisi kendaraan, tetapi juga memperkenalkan moda transportasi ramah lingkungan. Ia menyebut bus listrik milik pemerintah daerah akan disiapkan untuk mengangkut masyarakat selama pelaksanaan CFD.

“Kami ingin nanti disiapkan bus wara-wiri, bus listrik yang ramah lingkungan. Itu sebenarnya mimpinya. Tapi tentu semua harus mempertimbangkan aspek lalu lintas,” katanya.

Selain fokus pada isu lingkungan, Pemkab Bogor juga ingin menjaga keseimbangan antara rekreasi warga dan geliat ekonomi lokal. Karena itu, keberadaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan tetap dipertahankan.

BACA JUGA :  Pengusaha Vila di Bogor Selatan Akan Dipanggil DPRD Kabupaten

“Tetap harus ada aktivitas ekonomi. UMKM tetap hadir, karena mereka juga bagian dari dinamika kegiatan masyarakat di ruang publik,” tutur Ajat.

Menurut Ajat, evaluasi menyeluruh tengah dilakukan untuk menilai dampak lalu lintas dan respons masyarakat dari pelaksanaan CFD sebelumnya.

Ajat berharap kegiatan CFD di Jalan Tegar Beriman tak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi warga, tetapi juga simbol kesadaran baru soal lingkungan hidup di kawasan perkotaan yang semakin padat.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================