2 Jebolan PETA Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Tinton Soeprapto: Bentuk Perhatian Pemerintah

BOGORTODAY.COM – Ketua Yayasan Pembela Tanah Air (YAPETA), H. Tinton Soeprapto, mengungkapkan rasa bangga dan haru atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh jebolan Pembela Tanah Air (PETA), yakni Jenderal Besar TNI (Purn) H. M. Soeharto dan Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo.

Kedua nama tersebut ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara di Istana Merdeka, Jakarta, belum lama ini.

Sebagai bentuk rasa syukur, YAPETA menggelar acara tasyakuran di Lorin Hotel Sentul, Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dewan Pengawas YAPETA, di antaranya Jenderal (Purn) Agustadi SP, Laksamana (Purn) Sumarjono, dan Agus Suhartono, mantan Panglima TNI AL.

Dalam sambutannya, Tinton Soeprapto menyampaikan bahwa gelar Pahlawan Nasional bukanlah penghargaan yang diberikan dengan mudah, melainkan melalui proses panjang dan pengumpulan berbagai data pendukung.

BACA JUGA :  10 Makanan Protein Rendah Lemak untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Massa Otot

“Ini proses yang panjang. Tidak mudah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Kami sudah mengumpulkan berbagai data pendukung untuk memperkuat pengusulan kedua tokoh tersebut,” ujar Tinton kepada Bogortoday.com.

Tinton menambahkan, baik Soeharto maupun Sarwo Edhie memiliki jasa besar bagi bangsa, khususnya dalam sejarah perjuangan melawan gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Kalau tidak ada Kolonel Sarwo Edhie, mungkin masyarakat tidak akan tahu apa yang terjadi di Lubang Buaya. Beliau yang menemukan tempat itu, dan dari situlah bangsa ini tahu kekejaman PKI,” tuturnya.

Menurut Tinton, pemberian penghargaan dari negara bukan soal nilai materi, tetapi bentuk penghormatan dan perhatian terhadap jasa para pahlawan.

“Negara memberi kompensasi, tapi itu bukan ukuran. Nilainya mungkin kecil, tapi maknanya besar karena menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pahlawan bangsa,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang telah menetapkan dua jebolan PETA sebagai Pahlawan Nasional.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dari sepuluh tokoh yang dianugerahi gelar tahun ini, dua di antaranya adalah jebolan PETA. Ini kebanggaan bagi kami,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tinton mengajak pemerintah daerah, khususnya Kota Bogor, untuk memperkuat pendidikan sejarah melalui kunjungan pelajar ke Monumen dan Museum Pembela Tanah Air (PETA) di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.

“Saya berharap Walikota bisa mendorong agar SD, SMP, dan SMA menjadikan museum PETA sebagai bagian dari kegiatan belajar sejarah,” tuturnya.

Tinton menutup sambutannya dengan rasa syukur dan haru atas perjalanan panjang perjuangan dua tokoh besar tersebut.

“Pertemuan ini sangat berkesan bagi saya. Rasanya seperti mimpi bisa melihat dua jebolan PETA, Jenderal Soeharto dan Jenderal Sarwo Edhie, akhirnya mendapat pengakuan sebagai Pahlawan Nasional,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================