BOGORTODAY.COM – Merek mobil asal Amerika Serikat, Ford, tengah mempertimbangkan langkah besar untuk memperluas investasinya di Indonesia dengan membangun pabrik perakitan lokal.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi Ford memperkuat komitmen jangka panjang di Tanah Air sekaligus menambah jajaran kendaraan yang dipasarkan.
“Saat ini kami sedang mempelajari kemungkinan perakitan lokal di Indonesia,” ujar Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia, di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Menurut Roelof, Ford ingin meningkatkan investasi di Indonesia bukan hanya melalui ekspansi jaringan dealer, tetapi juga melalui pembangunan fasilitas produksi.
“Kami siap berinvestasi di Indonesia. Ini termasuk investasi jaringan dealer, dan menunjukkan keyakinan kami terhadap potensi besar pasar otomotif Indonesia,” katanya.
Pabrik Ditargetkan Mulai 2027
Meski belum ada kepastian waktu, Roelof memperkirakan pembangunan pabrik bisa dimulai dalam dua tahun ke depan, atau sekitar tahun 2027. “Saya berharap tidak perlu menunggu lama. Ambisi saya adalah melakukannya lebih cepat,” ujarnya optimistis.
Lebih lanjut, ia memberi sedikit bocoran bahwa Jawa Barat menjadi salah satu lokasi potensial untuk pembangunan pabrik tersebut. Namun, hal ini masih dalam tahap kajian internal dan negosiasi.
“Rencananya di Jawa Barat, tetapi kami masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut,” kata Roelof.
Ford saat ini menjadi satu-satunya merek mobil asal Amerika Serikat yang masih aktif di pasar otomotif Indonesia. Hingga Oktober 2025, pangsa pasar retail Ford tercatat hanya 0,1 persen, dengan total penjualan 676 unit sepanjang Januari–Oktober.
Tiga model utama yang saat ini dipasarkan adalah Ford Everest, Ranger, dan Mustang, yang seluruhnya masih diimpor secara utuh (CBU) dari Thailand.
Dengan rencana pembangunan pabrik di Indonesia, Ford berharap dapat memperluas pasar, memperkuat rantai pasok regional, sekaligus menghadirkan produk dengan harga lebih kompetitif bagi konsumen lokal.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















