Mahasiswi FEB Unpak Mulai Sadar, Hasil Pemeriksaan Medis Masih Tunggu Observasi Lanjutan

Unpak
Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc.(tengah), bersama Dekan FEB Unpak, Towaf Totok Irawan (kiri) dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. Singgih Irianto (kanan). Foto: Bogortoday.com/Aditya

BOGORTODAY.COM – Universitas Pakuan (Unpak) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa salah satu mahasiswinya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Mahasiswi bernama Ira Siti Nurazizah, mahasiswa semester III Program Studi Manajemen, dikabarkan terjatuh dari lantai tiga Gedung Manajemen FEB setelah mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).

Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., menyatakan bahwa pihak kampus turut prihatin dan telah memberikan dukungan moral kepada korban serta keluarganya.

Universitas Pakuan menyampaikan doa dan dukungan terbaik bagi pemulihan kondisi mahasiswi kami. Kami memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik serta menjaga privasi korban dan keluarga,” ujar Didik, Kamis (13/11/2025).

Ia menegaskan, kampus berkomitmen memberikan pendampingan penuh kepada Ira dan keluarganya selama menjalani perawatan di rumah sakit. “Dukungan moral sangat penting dalam masa pemulihan seperti ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Towaf Totok Irawan, S.E., M.E., Ph.D., menjelaskan bahwa korban sempat dibawa ke RSUD Ciawi pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi korban sudah sadar, namun masih dalam tahap observasi medis.

“Kemarin korban sudah menjalani CT Scan dan MRI, tetapi hasilnya belum kami terima. Saat ini korban masih dirawat di RSUD Ciawi dan ditangani oleh tim medis,” kata Towaf.

Ia menambahkan, pihak fakultas bersama universitas terus mendampingi proses administrasi dan pemulihan korban. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga, namun karena kondisi masih trauma, kami belum menggali lebih jauh terkait latar belakang peristiwa tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. Singgih Irianto T.S., M.Si., mengatakan bahwa hingga Kamis malam pihaknya belum menerima laporan medis resmi terkait kondisi korban.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

“Kami masih menunggu hasil observasi lebih lanjut dari rumah sakit. Yang jelas, korban sudah sadar dan dipindahkan ke RSUD Ciawi atas permintaan orang tua karena lokasinya lebih dekat dari rumah,” jelas Singgih.

Rektor Didik Notosudjono menegaskan, pihak kampus akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan gedung dan lingkungan kampus.

“Kami akan berkonsultasi dengan pihak pemadam kebakaran dan ahli keselamatan untuk melakukan evaluasi, sekaligus mengundang seluruh dekan agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkapnya.

Terkait proses hukum, Didik menyampaikan bahwa pihak universitas menghormati langkah kepolisian yang masih mendalami kronologi peristiwa tersebut.

“Kami menyerahkan seluruh data dan informasi yang dibutuhkan kepada pihak kepolisian. Kampus tidak akan mengintervensi proses penyelidikan karena hal itu menjadi kewenangan aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================