BOGORTODAY.COM – Reumatik atau rheumatoid arthritis selama ini dikenal sebagai penyakit yang terkait faktor genetik atau riwayat keluarga.
Namun, sejumlah riset menunjukkan bahwa gaya hidup juga berperan besar dalam memicu maupun memperburuk kondisi ini.
Reumatik adalah gangguan inflamasi kronis yang menyebabkan nyeri dan peradangan pada sendi. Mengutip Mayo Clinic, pada beberapa orang penyakit ini bahkan dapat merusak sistem tubuh lain seperti kulit, mata, paru-paru, jantung, hingga pembuluh darah.
Meski penyebab pastinya belum diketahui karena termasuk penyakit autoimun, sejumlah kebiasaan berikut diduga kuat meningkatkan risiko reumatik maupun memperparah gejalanya. Berikut penjelasan lengkapnya.
- Sering Minum Kopi
Menurut Med India, konsumsi kopi berlebihan dapat meningkatkan risiko artropati atau gangguan sendi yang dapat berkembang menjadi reumatik.
Terlebih lagi jika kopi dikonsumsi dengan tambahan gula, krimer, atau pemanis lain yang berkontribusi pada peradangan.
Kebiasaan ini dapat memicu munculnya nyeri dan membuat gejala radang sendi semakin terasa.
- Hobi Stres
Stres kronis ternyata punya kaitan erat dengan reumatik. Seorang dokter reumatologi dari New York University menyebut bahwa stres berkepanjangan dapat meningkatkan inflamasi pada tubuh, termasuk di persendian.
Semakin sering Anda mengalami stres berat, semakin tinggi pula peluang terjadinya peradangan sendi.
- Terlalu Sering Beli Makanan Lewat Ojek Online
Kemudahan aplikasi pesan-antar makanan membuat banyak orang semakin jarang bergerak. Padahal, kurang aktivitas fisik adalah salah satu kebiasaan yang dapat memicu reumatik.
Gerakan ringan seperti memasak, menyapu, atau berjalan sore justru membantu melumasi persendian dan mencegah kekakuan. Karena itu, menyiapkan makanan sendiri bisa menjadi cara sederhana untuk tetap aktif.
- Sering Begadang
Tidur yang kurang dapat memperburuk gejala reumatik. Studi menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan peningkatan rasa nyeri dan inflamasi pada penderita.
Selain itu, kurang tidur bisa memicu kebiasaan makan tidak sehat yang memperburuk peradangan. Orang dewasa dianjurkan tidur 7–8 jam setiap malam untuk menjaga kesehatan tubuh dan sendi.
- Terlalu Sering Olahraga
Meski olahraga bermanfaat bagi penderita reumatik—terutama untuk menjaga kesehatan sendi dan mengurangi kelelahan—melakukannya secara berlebihan dapat memberi dampak sebaliknya.
Overtraining bisa memicu flare atau kekambuhan, membuat tubuh semakin lelah, dan memperburuk kondisi reumatik.
- Banyak Makan Sosis atau Makanan Olahan
Sosis dan makanan olahan lain memang praktis, tapi jenis makanan ini diketahui dapat memicu peradangan dalam tubuh. Tingginya kadar garam, pengawet, dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk reumatik.
Mengurangi konsumsi sosis, nugget, dan makanan olahan sejenis bisa membantu menurunkan risiko peradangan.
- Merokok
Merokok menjadi salah satu kebiasaan paling berbahaya bagi penderita reumatik. Selain meningkatkan peradangan, merokok juga membuat beberapa obat reumatik kurang efektif.
Perokok juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan rheumatoid arthritis dibandingkan mereka yang tidak merokok.
Reumatik memang tidak sepenuhnya dapat dicegah, terutama jika dipengaruhi faktor genetik. Namun, mengelola kebiasaan hidup sehari-hari dapat membantu mengurangi risikonya sekaligus mencegah gejala makin parah.
Mulailah dengan langkah kecil: kurangi konsumsi kopi manis, kelola stres, masak sendiri lebih sering, tidur cukup, olahraga secukupnya, batasi makanan olahan, dan hentikan kebiasaan merokok. Perubahan sederhana bisa memberi pengaruh besar bagi kesehatan sendi Anda.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















