
Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif, menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam mewujudkan pembangunan ramah keluarga.
Prof Euis juga menekankan pentingnya percepatan dan terobosan pembangunan keluarga.
“Jika tidak, laju degradasi keluarga akan lebih tinggi dibandingkan dengan upaya pembangunan keluarga yang ada saat ini,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen IPB University dalam mencetak akademisi dan praktisi yang berdaya saing serta berkontribusi nyata dalam penguatan kebijakan keluarga di Indonesia.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















