Ketua MUI KH Cholil Nafis: Peran Ulama Tak Bisa Digantikan AI

Teknologi Harus Tetap Menjadi Alat, Bukan Penguasa

Kiai Cholil mengingatkan agar masyarakat tidak terlena oleh perkembangan teknologi hingga membuat manusia kehilangan peran pentingnya.

“Tugas-tugas seperti ini kita menjadikan kemajuan teknologi itu sebagai sebuah media alat, jangan sampai di balik kita menjadi pupus dan kita menjadi tak lagi untuk bisa memberikan arti karena selalu digantikan oleh media informasi seperti artificial intelligence (AI), akal imitasi,” tegasnya.

BACA JUGA :  iOS 27 Bawa Banyak Pembaruan: Apple Maps hingga Apple Music Ditingkatkan dengan AI dan Fitur Baru

Meski begitu, ia mengakui bahwa AI dapat menjadi sarana yang bermanfaat dalam proses pembelajaran, selama diposisikan dengan benar.

“Akal imitasi ini pada proses alat memudahkan kita mengerti dan belajar tapi bukan dijadikan guru,” jelasnya.

Isu Strategis Munas XI MUI 2025

Topik mengenai peran ulama yang tidak dapat digantikan oleh AI akan menjadi salah satu isu strategis yang dibahas dalam Munas ke-XI MUI pada 20–23 November 2025. Pembahasan ini ditujukan agar para ulama, ustaz, dan ustazah tidak terdisrupsi oleh perkembangan sistem digital informasi.

BACA JUGA :  Meriahkan KaBogor Fest, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

Munas XI MUI sendiri diharapkan menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperkuat peran ulama di tengah era digital yang terus berkembang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================