8 Minuman Kaya Kalium untuk Cegah Kelelahan dan Jaga Jantung Tetap Sehat

Selain itu, air kelapa juga rendah kalori, mengandung vitamin C, natrium, dan mangan yang efektif menghidrasi tubuh setelah beraktivitas.

  1. Susu

Susu semi-skimmed mengandung sekitar 156 mg kalium per 100 gram, atau 418 mg per setengah gelas.

Susu juga kaya protein kasein yang membantu menjaga otot, serta kalsium untuk kesehatan tulang dan gigi.

  1. Susu Cokelat

Bagi yang kurang suka susu plain, susu cokelat bisa jadi pilihan. Minuman ini memadukan protein, karbohidrat, natrium, dan kalium, sehingga cocok dikonsumsi sebagai pemulihan energi pasca-olahraga. Namun, tetap batasi porsinya karena kandungan gulanya cukup tinggi.

  1. Jus Jeruk
BACA JUGA :  Jangan Asal Taruh! Ini Posisi Terbaik Menempatkan Kulkas di Dapur Agar Hemat Energi dan Praktis

Dalam 150 ml jus jeruk terkandung sekitar 265 mg kalium, ditambah vitamin C yang tinggi. Meski sehat, sebaiknya konsumsi sesuai anjuran (sekitar satu gelas kecil per hari) karena kandungan gulanya juga tinggi.

  1. Yogurt

Yogurt tidak hanya kaya kalsium, tetapi juga mengandung kalium, magnesium, dan fosfor. Konsumsi yogurt rendah gula dengan tambahan buah segar dapat menjadi camilan sehat sekaligus sumber kalium harian.

  1. Jus Tomat

Segelas jus tomat (243 gram) mampu memenuhi sekitar 11% kebutuhan kalium harian. Selain itu, jus tomat juga menyediakan magnesium dan sedikit natrium yang bermanfaat untuk keseimbangan elektrolit tubuh.

  1. Jus Bit
BACA JUGA :  Bogor Hornbills Bidik Kemenangan di Gim Ketiga Final IBL 2026

Bit terkenal dengan kandungan kalium dan antioksidannya. Jus bit tidak hanya menambah asupan mineral, tetapi juga dapat membantu menurunkan tekanan darah berkat senyawa nitrat alami di dalamnya.

  1. Kaldu Tulang

Kaldu tulang hasil rebusan ayam, sapi, atau ikan selama berjam-jam kaya mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, serta fosfor. Selain itu, kaldu juga mengandung kolagen yang baik untuk kesehatan sendi dan kulit.

Dengan rutin mengonsumsi minuman kaya kalium di atas, kebutuhan elektrolit tubuh bisa terpenuhi sehingga risiko hipokalemia berkurang. Bonusnya, tubuh lebih bertenaga, otot lebih sehat, dan fungsi jantung tetap terjaga.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================