BOGORTODAY.COM – Cinta Laura dikenal sebagai aktris yang menjaga pola hidup sehat dan aktif berolahraga. Namun, ada satu hal yang mengejutkan publik: tubuh rampingnya ternyata bukan karena menghindari nasi.
Dalam tayangan Brownis Trans TV (18/11/2025), wanita 32 tahun itu justru mengaku masih rutin makan nasi putih.
Dalam obrolan bersama Ruben Onsu, Ivan Gunawan, Ayu Ting Ting, dan Wendy Cagur, Cinta menjelaskan bahwa ia sangat menikmati berbagai jenis makanan Indonesia.
“Aku nggak diskriminasi makanan,” ujarnya sambil tertawa. Saat Ivan menebak bahwa Cinta mungkin tidak makan nasi, lulusan Columbia University itu langsung membantah. “Aku tetap makan nasi putih biasa,” katanya.
Kunci Diet Cinta: Berhenti Makan pada Jam 3 Sore
Menurut Cinta, rahasia tubuh rampingnya bukan berasal dari membatasi jenis makanan, melainkan dari pengaturan waktu makan.
“Kunci aku hanya satu. Aku nggak makan malam. Aku terakhir makan jam 3 sore,” ungkap pelantun Oh Baby itu.
Setelah pukul 3 sore, ia tidak lagi mengonsumsi makanan apa pun dan hanya minum air putih. Menariknya, ia mengaku tidak merasa lapar. Bagi Cinta, semua kembali pada kekuatan mental.
“Kan semua mental. Sama seperti ketika kita berpuasa, kita nggak ngeluh lapar dan haus. Jadi selama kita disiplin, harusnya aman-aman aja,” jelas pemeran Jagat Arwah tersebut.
Apakah Aman Tetap Makan Nasi Saat Diet? Ini Kata Dokter
Pola makan Cinta yang tetap mengonsumsi nasi saat diet ternyata dibenarkan oleh ahli gizi. Spesialis gizi klinik, dr Davie Muhamad, SpGK, menegaskan bahwa nasi tetap boleh dikonsumsi selama diet.
“Nasi nggak masalah asal porsinya disesuaikan, karena tiap orang kebutuhan kalorinya berbeda,” ujarnya.
Nasi sebagai sumber karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh, terutama untuk fungsi otak. Yang penting adalah menjaga defisit kalori sesuai kebutuhan tubuh. Misalnya, jika seseorang membutuhkan 1.500 kalori per hari, bisa dikurangi perlahan menjadi 1.300 kalori. Perbanyak pula serat dan protein agar kenyang lebih lama.
Makan Lebih Awal Memang Bisa Turunkan Berat Badan
Praktik berhenti makan sebelum malam hari ternyata sejalan dengan rekomendasi para pakar kesehatan. Dikutip dari NDTV Food, makan malam sebelum pukul 7 malam dapat membantu mengurangi asupan kalori harian secara signifikan. Pada jam tersebut, tubuh biasanya belum terlalu lapar sehingga porsi makanan pun cenderung lebih sedikit.
Selain itu, makan lebih awal membuat waktu puasa tubuh semalaman menjadi lebih panjang. Kondisi ini membantu tubuh memasuki fase ketosis, yaitu proses ketika tubuh membakar lemak sebagai sumber energi.
Ahli nutrisi Dr. Rupali Dutta menambahkan, “Makan malam lebih awal bagus untuk pencernaan, dan apa pun yang bagus untuk pencernaan akan membantu penurunan berat badan.” Semakin larut seseorang makan, semakin besar kemungkinan makanan tertahan di usus dan mengganggu pencernaan.
Diet ala Cinta Laura bukan tentang menghindari makanan tertentu, tetapi tentang disiplin waktu makan dan mengatur kalori harian. Tetap menikmati nasi putih pun bukan masalah, selama porsinya sesuai kebutuhan. Pendekatan ini juga didukung para ahli kesehatan dan bisa menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan secara sehat.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















