
Upaya Ilmuwan Menciptakan Darah Emas di Laboratorium
Karena sangat langka dan sulit didapat, ilmuwan di berbagai negara kini berusaha memproduksi Rh-null secara buatan.
Menurut laporan BBC, beberapa pendekatan sedang dilakukan:
- Menumbuhkan Sel Darah Merah dari Sel Punca
Peneliti mencoba menumbuhkan sel darah merah tidak berantigen dari sel punca (stem cell) yang diprogram ulang. Sel punca ini diharapkan bisa berkembang menjadi sel darah merah Rh-null.
- Menghapus Antigen Rh dengan Teknologi Genetika
Para ilmuwan juga mengeksplorasi teknologi gene editing, termasuk CRISPR-Cas9, untuk menghilangkan antigen Rh dari darah biasa.
Pada tahun 2018, Ash Toye berhasil menciptakan sel darah Rh-null menggunakan CRISPR. Namun teknologi itu masih berada dalam pengawasan regulasi yang ketat sehingga belum bisa diterapkan langsung pada tubuh manusia.
Saat ini, Toye dan timnya sedang mengerjakan proyek RESTORE, studi pertama yang menguji efektivitas sel darah merah hasil kultur laboratorium dalam transfusi pada manusia. Menariknya, sel darah ini dibuat dari sel punca donor—bukan berasal dari darah yang diambil langsung dari tubuh pasien.
Harapan Baru bagi Pasien Golongan Darah Langka
Jika penelitian ini berhasil, darah hasil kultur laboratorium bisa menjadi penyelamat bagi pasien dengan golongan darah ultra langka seperti Rh-null. Stok transfusi dapat diperbanyak tanpa harus bergantung pada sedikitnya jumlah pendonor alami.
“Untuk saat ini, mengambil darah donor masih jauh lebih efisien dan murah,” kata Toye.
“Tapi bagi mereka yang jumlah pendonornya sangat sedikit, kemampuan menumbuhkan darah akan jadi terobosan besar.”
Masa Depan Transfusi Darah
Golongan darah emas mungkin hanya dimiliki segelintir orang, tetapi dampaknya bagi dunia medis sangat besar. Rh-null dapat membantu menyelamatkan pasien yang membutuhkan kompatibilitas khusus, dan riset laboratorium membuka peluang untuk menyediakan darah langka secara aman dan berkelanjutan.
Jika upaya ini berhasil, masa depan transfusi bagi pasien dengan golongan darah langka akan menjadi jauh lebih aman, terjamin, dan tidak lagi bergantung pada segelintir pendonor di seluruh dunia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















