
Bahkan, Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto (25/8), menyebut bahwa efisiensi bahan bakar Veloz Hybrid akan serupa dengan Yaris Cross Hybrid, menunjukkan bahwa Toyota kemungkinan memakai mesin 2NR-VEX 1.500 cc, mesin hybrid yang sama dengan Yaris Cross.
Indikasi Harga: NJKB Sudah Muncul di Samsat
Dugaan peluncuran Veloz Hybrid semakin kuat setelah situs Samsat PKB Jakarta menampilkan kode NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) yang diduga milik Veloz Hybrid.
NJKB merupakan nilai dasar kendaraan sebelum ditambah pajak untuk menentukan harga jual ke konsumen.
Kode yang muncul antara lain:
- W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT – Rp 271 juta
- W102RE-LBVEJ 1.5 G HV CVT – Rp 291 juta
Sebagai perbandingan, harga retail Toyota Veloz konvensional saat ini berada pada rentang Rp 297,2 juta – Rp 346,4 juta.
Dengan NJKB tersebut, harga jual Veloz Hybrid diperkirakan akan berada sedikit di atas model bensin, namun tetap menjadi salah satu mobil hybrid Toyota paling terjangkau.
Harapan Toyota: Menjangkau Lebih Banyak Pengguna Hybrid
Toyota tampaknya menargetkan pasar yang lebih luas melalui Veloz Hybrid. Dengan platform DNGA yang sudah populer dan harga yang lebih ramah kantong, model ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak konsumen untuk beralih ke teknologi hybrid EV Toyota.
Peluncuran di GJAW 2025 akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana Toyota memperkuat posisinya di pasar mobil hybrid nasional.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














