
Gerakan yang terburu-buru justru melewatkan banyak debu halus.
- Menyedot Kotoran Berukuran Besar
Vacuum cleaner dibuat hanya untuk kotoran kecil seperti debu, pasir, atau serpihan ringan. Menyedot benda keras seperti batu kecil atau serpihan besar bisa merusak komponen di dalam mesin.
David Bringer, CEO Bringer Appliance Repair, mengingatkan:
“Mengambil benda keras sebelum menyedot debu sangat penting. Pada lantai kayu, sebaiknya sapu dulu untuk mencegah kerusakan vacuum.”
- Tidak Mengosongkan Kantong atau Tabung Debu
Tabung atau kantong debu yang terlalu penuh membuat sirkulasi udara terhambat. Akibatnya, daya hisap melemah dan mesin bisa cepat panas.
James King dari Deluxe Maid menjelaskan:
“Jika kantong terlalu penuh, daya hisap menurun dan vacuum dapat menjadi terlalu panas, memperpendek masa pakainya.”
Idealnya, kosongkan tabung ketika sudah terisi setengah untuk menjaga performa.
- Jarang Membersihkan Vacuum Cleaner Itu Sendiri
Seperti halnya perangkat lain, vacuum cleaner juga perlu dirawat. Mulai dari filter, sikat, hingga selangnya harus dibersihkan secara berkala.
Menurut Diana Ciechorska dari Park Slope Cleaning:
“Bersihkan filter atau ganti sesuai manual, periksa apakah ada yang menyumbat selang atau sikat. Pembersihan rutin membuat vacuum tetap bekerja optimal.”
Debu yang menumpuk di alat justru membuat proses pembersihan tidak efektif.
Itulah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat memakai vacuum cleaner. Dengan memahami cara penggunaannya yang tepat, Anda bisa menjaga peralatan tetap awet, performanya optimal, dan rumah pun lebih bersih. Semoga bermanfaat!
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















