
Dalam penyampaiannya, Wawan Hermawan menegaskan pentingnya ketenangan dan keberanian saat menghadapi keadaan darurat.
“Sebagai petugas rumah sakit, kita harus berani dan tidak panik agar bisa mengambil tindakan cepat dan tepat demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Salah satu peserta, Eka Purnamasari, perawat Perina, juga menyampaikan kesan positifnya. “Seru, pengalaman baru. Teknik seperti ini penting sekali untuk kami kuasai,” ungkapnya.
Melalui pelatihan kolaboratif ini, RSUD R. Moh. Noh Nur bersama Damkar Kabupaten Bogor dan didukung tim K3L RSUD Leuwiliang berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan seluruh pegawai.
Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan fasilitas kesehatan yang siaga, aman, dan tangguh bencana, serta memberikan perlindungan optimal bagi pasien dan tenaga kesehatan.*
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















